SC Rebranding Besar Setelah 20 Tahun, Targetkan Lonjakan Bisnis Non Residensial Hingga 2030

Bisnis, GLOBAL272 Dilihat

BANGKOK, SINKAP.info Perusahaan properti SC Asset Corporation Public Company Limited (SC) mengumumkan langkah rebranding besar pertamanya dalam 20 tahun terakhir dengan mengusung konsep “Beyond Residential”.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi transformasi perusahaan bertajuk “Reform to Perform”, yang bertujuan menyeimbangkan portofolio bisnis melalui tiga mesin pertumbuhan utama, yakni properti residensial, properti pendapatan berulang, serta bisnis baru berbasis masa depan.

CEO SC, Nuttaphong Kunakornwong, menyatakan bahwa perubahan ini dilakukan sebagai respons terhadap kondisi ekonomi global yang dinamis dan penuh ketidakpastian.

“Perusahaan perlu beradaptasi agar tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh secara berkelanjutan di tengah tantangan industri properti,” ujarnya.

Dalam rencana bisnisnya, SC menargetkan pendapatan sebesar 25,5 miliar baht pada 2026 atau tumbuh sekitar 21 persen dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, perusahaan juga menargetkan lebih dari 30 persen laba berasal dari bisnis non-residensial pada 2030.

MENARIK DIBACA:  VinFast Gandeng Enam Dealer Lokal Percepat Ekspansi Motor Listrik di Pasar Indonesia

Untuk mencapai target tersebut, SC mengandalkan tiga pilar utama:

  • Properti residensial, dengan fokus pada pengembangan perumahan dan kondominium premium
  • Properti pendapatan berulang, seperti hotel, gudang, dan perkantoran
  • Bisnis baru, termasuk layanan digital, purna jual, dan sektor kesehatan

SC juga memperkenalkan inovasi baru berupa program “GenSCription”, yaitu konsep langganan hunian yang menyasar generasi muda dengan preferensi sewa dibanding kepemilikan rumah.

Di sektor properti pendapatan berulang, perusahaan berencana memperluas portofolio hotel di destinasi wisata seperti Pattaya dan Phuket, serta mengembangkan kawasan logistik di wilayah Bangna–EEC.

MENARIK DIBACA:  Swiss-Belhotel Perluas Kehadiran di Malaysia melalui Kemitraan Strategis dengan Sheng Tai

Sementara itu, pada lini bisnis baru, SC menyiapkan investasi sebesar 1 miliar baht dalam tiga tahun ke depan untuk memperkuat layanan digital dan inovasi berbasis kebutuhan pelanggan.

Selain fokus pada pertumbuhan bisnis, SC juga menekankan komitmen terhadap keberlanjutan dengan meluncurkan standar bangunan hijau “SC Green Mark” yang akan diterapkan di seluruh proyek.

Perusahaan menargetkan pengurangan emisi karbon hingga 100.000 ton dalam periode 2025–2030 sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan.

Melalui transformasi ini, SC berharap dapat memperkuat daya saing sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi pelanggan, investor, dan lingkungan di tengah perubahan lanskap industri properti global.