HAIKOU, SINKAP.info – Ajang China International Consumer Products Expo (CICPE) ke-6 resmi dibuka di Haikou, Provinsi Hainan, pada Senin (13/4/2026). Pameran ini menarik lebih dari 3.400 merek dari lebih 60 negara dan kawasan yang ingin memanfaatkan besarnya pasar konsumen China.
Mengusung tema “Opening Up Drives Global Consumption, Innovation Empowers A Better Life”, pameran berlangsung hingga 18 April 2026. Bersamaan dengan itu, juga diluncurkan program “Shopping in China” International Consumption Season 2026.
Tahun ini, skala pameran meningkat signifikan dengan luas area mencapai 143.000 meter persegi, bertambah 13.000 meter persegi dibandingkan edisi sebelumnya. Produk internasional mendominasi hingga 65 persen dari total pameran, meningkat 20 persen dari tahun lalu.
Lebih dari 200 produk baru dijadwalkan debut dalam expo ini, dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Produk tersebut mencakup berbagai sektor seperti kesehatan, perhiasan, hingga teknologi digital.
Sejak pertama kali digelar pada 2021, CICPE telah berkembang menjadi platform strategis bagi perusahaan multinasional untuk memahami tren konsumsi di pasar China. Dalam lima edisi sebelumnya, lebih dari 3.800 perusahaan dan 12.000 merek dari 92 negara dan kawasan telah berpartisipasi.
Sebagai negara tamu kehormatan, Kanada menghadirkan delegasi terbesarnya dengan sekitar 40 perusahaan dari sektor kosmetik, produk pertanian, kesehatan, hingga makanan hewan. Sementara itu, Rusia dan Bulgaria untuk pertama kalinya mendirikan paviliun nasional.
Delegasi resmi dari 12 negara dan kawasan lain, termasuk Swiss, Republik Ceko, dan Irlandia, turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Selain lokasi utama di Haikou, kegiatan pendukung juga digelar di sejumlah wilayah di Hainan. Area pameran kesehatan di Boao menampilkan 120 perusahaan farmasi dan alat kesehatan internasional. Sementara itu, pameran kapal pesiar di Sanya menghadirkan lebih dari 200 yacht, dengan 70 persen di antaranya merupakan merek internasional.
CICPE terus diposisikan sebagai platform kerja sama ekonomi dan perdagangan multilateral yang profesional dan berorientasi pasar. Dalam lima edisi sebelumnya, pameran ini telah menarik lebih dari 230.000 pembeli domestik dan internasional.
Untuk pertama kalinya, panitia juga menghadirkan pusat layanan pembeli di lokasi guna memfasilitasi pertemuan bisnis antara penjual dan pembeli secara menyeluruh. Selain itu, platform digital pencocokan kebutuhan juga diperkenalkan untuk mempercepat koneksi bisnis secara daring.
Direktur Biro Pengembangan Ekonomi Internasional Provinsi Hainan, Lu Min, menyebutkan bahwa sekitar 65.000 pembeli profesional diperkirakan hadir tahun ini, meningkat 10 persen dibandingkan edisi sebelumnya.
“Kami juga akan menyelenggarakan lebih dari 10 kegiatan business matching untuk meningkatkan efektivitas kerja sama antara pembeli dan peserta pameran,” ujarnya.







