HONG KONG, SINKAP.info – Dr. Lai Ka-ying menorehkan sejarah gemilang sebagai astronot pertama asal Hong Kong yang berhasil meluncur ke luar angkasa. Ia bergabung dalam misi berawak Shenzhou-23 yang lepas landas dari Jiuquan Satellite Launch Center pada 24 Mei 2026 pukul 23.08 waktu setempat.
Keberhasilan ini menandai era baru bagi Hong Kong dalam pengembangan inovasi dan teknologi (I&T) serta partisipasi aktif kota tersebut dalam pembangunan nasional Tiongkok di bawah Rencana Lima Tahun ke-15.
Kepala Eksekutif Wilayah Administrasi Khusus Hong Kong (HKSAR), John Lee, menyampaikan ucapan selamat atas pencapaian tersebut. Menurutnya, misi ini menjadi bukti nyata transformasi peran Hong Kong.
“Ini bukan hanya menunjukkan kemampuan HKSAR dalam berkontribusi bagi pengembangan negara sebagai kekuatan kedirgantaraan, tetapi juga menunjukkan bagaimana Hong Kong dapat lebih baik berintegrasi dan melayani pembangunan nasional secara keseluruhan,” ujar John Lee.
Eksperimen Ilmiah di Stasiun Luar Angkasa Dr. Lai, yang merupakan seorang perwira kepolisian Hong Kong (Superintendent), terpilih sebagai pakar muatan (payload expert) dalam rekrutmen astronot cadangan gelombang keempat Tiongkok pada tahun 2022. Selama menjalankan misi Shenzhou-23, ia akan bertugas di stasiun luar angkasa Tiangong untuk melakukan serangkaian eksperimen ilmiah bersama kru lainnya.
Salah satu fokus utama eksperimen Dr. Lai adalah mengoperasikan Multi-Spectral Imaging Carbon Observatory(MUSICO). Alat ini merupakan observatorium sinergis beresolusi tinggi dan ringan yang pertama di dunia, dirancang untuk memantau sumber emisi karbon dioksida dan metana.
Dorongan untuk Generasi Muda Sekretaris Inovasi, Teknologi, dan Industri HKSAR, Profesor Sun Dong, yang memimpin delegasi ke Jiuquan untuk menyaksikan peluncuran tersebut, menyatakan bahwa aksi ini adalah bentuk nyata komitmen Hong Kong dalam memperkuat kemandirian ilmu pengetahuan dan teknologi nasional.
“Pemerintah HKSAR akan terus mendorong pengembangan I&T, mempercepat pembentukan pusat I&T internasional, dan memberikan kontribusi lebih besar dalam membangun bangsa kita menjadi kekuatan yang kuat dalam sains, teknologi, dan kedirgantaraan,” tegas Sun Dong.
Komisaris Inovasi dan Teknologi HKSAR, Ivan Lee, menambahkan bahwa pemerintah telah memberikan dukungan pendanaan melalui Innovation and Technology Fund untuk mendukung proyek-proyek teknologi kedirgantaraan di berbagai universitas, termasuk proyek MUSICO yang dikembangkan oleh tim dari Hong Kong University of Science and Technology.
Sebelum mengangkasa, Dr. Lai berharap misi bersejarah ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di Hong Kong untuk terjun ke bidang I&T. Ia berharap semangat dari misi Shenzhou-23 ini dapat memotivasi pemuda setempat untuk turut berkontribusi pada kekuatan ilmiah dan kemandirian teknologi negara.







