Polsek Rangsang Bantu Korban Kebakaran, AKP Gunawan Imbau Warga Waspada

MERANTI, SINKAP.info — Kepolisian Sektor (Polsek) Rangsang, Polres Kepulauan Meranti, menyalurkan bantuan sembako kepada korban kebakaran rumah di Desa Tanjung Kedabu, Kecamatan Rangsang Pesisir, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Bantuan diberikan kepada Sarimah, warga yang rumahnya hangus terbakar sehari sebelumnya.

Penyaluran bantuan dilakukan oleh Wakapolsek Rangsang, Ipda Dongan M. Manalu, mewakili Kapolsek Rangsang AKP Gunawan, bersama Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Kedabu, Aipda Daniel User. Bantuan berupa kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, gula pasir, kopi, dan minyak goreng diserahkan langsung di lokasi kejadian, Jalan Kampung Api-Api, RT 001 RW 006, Dusun 3.

MENARIK DIBACA:  Asisten I Setdakab Meranti Hadiri Perpisahan Siswa SD Islam Al Hikmah

Kapolsek Rangsang AKP Gunawan mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tengah tertimpa musibah. Menurutnya, kehadiran kepolisian tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam memberikan dukungan sosial.

“Kami turut prihatin atas musibah yang dialami korban. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar untuk sementara waktu, sekaligus menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar Gunawan.

Selain menyerahkan bantuan, jajaran Polsek Rangsang juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah cuaca panas ekstrem. Kondisi lingkungan yang kering serta potensi kelalaian penggunaan listrik dan sumber api dinilai menjadi faktor risiko yang perlu diantisipasi.

MENARIK DIBACA:  DPRD Sahkan APBD Perubahan 2021 Kepulauan Meranti Rp 1,220 Triliun Lebih

Masyarakat diimbau rutin memeriksa instalasi listrik, memastikan kompor dan peralatan rumah tangga dalam kondisi aman, serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.

“Kewaspadaan dan langkah pencegahan sangat penting untuk meminimalisir risiko kebakaran di lingkungan permukiman,” tambahnya.

Diketahui, kebakaran yang terjadi pada Selasa (14/4/2026) tersebut menghanguskan rumah milik korban. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian material ditaksir cukup besar. Hingga kini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif, sementara warga sekitar turut membantu proses pemulihan pascakebakaran.