Wabup Muzamil Buka Turnamen PBSI, Atlet Berbakat Meranti Siap Bersinar

MERANTI, SINKAP.info – Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, secara resmi membuka Turnamen PBSI Mencari Bakat Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2026 yang dirangkai dengan kegiatan Penataran Wasit Bulutangkis, Sabtu (13/6/2026), di Gedung Seven Up, Selatpanjang.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan atlet bulutangkis sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perwasitan.

Turut hadir dalam kegiatan itu narasumber penataran wasit Dede Apriono dari Pekanbaru, jajaran pengurus PBSI Kepulauan Meranti, peserta penataran, atlet, official, serta orang tua dan pendamping atlet.

Dalam sambutannya, Muzamil yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PBSI Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan pentingnya proses pembinaan atlet yang objektif dan profesional. Menurutnya, pencarian bakat harus berlandaskan kemampuan dan prestasi atlet tanpa adanya perlakuan khusus ataupun kepentingan tertentu.

“Tujuan kita adalah mencari bibit-bibit terbaik yang nantinya dapat dibina dan mewakili Kabupaten Kepulauan Meranti. Tidak boleh ada pilih kasih. Siapa yang berprestasi dan layak, itulah yang harus mendapatkan kesempatan,” tegas Muzamil.

MENARIK DIBACA:  Peran Strategis DPRD Meranti dalam Mengawasi Pemerintahan Daerah untuk Kepentingan Rakyat

Ia menilai turnamen pencarian bakat menjadi langkah strategis dalam menemukan atlet potensial yang dapat dipersiapkan untuk bersaing pada berbagai ajang olahraga di tingkat yang lebih tinggi.

Selain itu, Muzamil juga mengapresiasi pelaksanaan penataran wasit yang dinilai penting dalam membangun organisasi PBSI yang semakin profesional dan berkelanjutan.

Menurutnya, sebanyak 28 peserta telah mengikuti penataran selama dua hari dan seluruhnya dinyatakan lulus serta berhak menerima sertifikat.

“Kita ingin membangun pondasi PBSI Meranti secara bertahap tetapi pasti. Salah satunya dengan menyiapkan wasit-wasit yang memiliki kompetensi dan sertifikasi sehingga dapat mendukung pelaksanaan berbagai turnamen di daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Suwarto, menjelaskan bahwa penataran wasit tidak hanya berfokus pada materi teori, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempraktikkan langsung ilmu yang diperoleh melalui pertandingan pencarian bakat atlet bulutangkis.

“Penataran wasit ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan kualitas SDM di bidang perwasitan. Hari ini para peserta langsung mempraktikkan ilmu yang telah diperoleh selama pelatihan,” katanya.

MENARIK DIBACA:  Pemkab Meranti Gelar Peringatan Nuzululqur'an di Masjid Agung Darul Ulum

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, PBSI Kepulauan Meranti juga menggelar turnamen pencarian bakat yang diikuti 78 atlet putra dan putri dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Sebanyak 70 pertandingan digelar dalam satu hari dengan mempertandingkan lima kategori usia, yakni usia dini (6–11 tahun), anak-anak (11–13 tahun), pemula (13–15 tahun), remaja (15–17 tahun), dan taruna (17–19 tahun).

Para pemenang akan mendapatkan medali, sertifikat penghargaan, serta uang pembinaan. Atlet-atlet terbaik yang menunjukkan potensi dan prestasi nantinya akan masuk dalam program pembinaan PBSI Kepulauan Meranti untuk dipersiapkan menghadapi kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional.

Menutup sambutannya, Muzamil mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas dan menjadikan turnamen sebagai sarana mengasah kemampuan serta membangun mental juara.

“Bertandinglah dengan baik, junjung tinggi sportivitas, dan tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Semoga dari ajang ini lahir atlet-atlet yang mampu membawa nama Meranti ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.