TelkomGroup Resmikan Kabel NCC Batam, Perkuat Gerbang Digital Indonesia Menuju Pasar Global Lebih Kompetitif

TEKNOLOGI52 Dilihat

BATAM, SINKAP.info – PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) bersama BW Digital dan Nongsa Digital Park (NDP) resmi menandai pendaratan (cable landing) sistem kabel bawah laut Nongsa Changi Cable (NCC) di Batam, Kepulauan Riau. Proyek ini menjadi tonggak penting dalam penguatan infrastruktur digital internasional yang menghubungkan Indonesia dengan Singapura serta pasar global.

Prosesi peresmian yang berlangsung di Nongsa Digital Park tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong, Duta Besar RI untuk Singapura Hotmangaraja Panjaitan, Managing Director Business-2 Danantara Indonesia Setyanto Hantoro, Wakil Gubernur Batam Nyanyang Haris Pratamura, serta jajaran direksi Telkom Group, Telin, BW Digital, dan Nongsa Digital Park.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan transformasi digital Indonesia membutuhkan dukungan infrastruktur fisik yang kuat dan konektivitas internasional yang semakin andal.

Menurutnya, kehadiran NCC menjadi fondasi koridor digital baru yang menghubungkan Indonesia dan Singapura sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai gerbang digital nasional.

“Kehadiran NCC diharapkan memperkuat posisi strategis Indonesia dan Singapura dalam ekosistem digital global sekaligus membuka peluang investasi, inovasi, dan aktivitas ekonomi berbasis teknologi yang lebih besar,” ujar Airlangga.

NCC merupakan sistem kabel bawah laut yang menghubungkan Batam dan Singapura melalui salah satu jalur terpendek di Selat Singapura. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu dari dua sistem kabel baru Batam–Singapura yang dikembangkan Telkom Group bersama Indonesia Singapore Cable System (INSICA) sebagai bagian dari ekosistem Indonesia Cable Express (ICE).

MENARIK DIBACA:  Qianhai dan Hong Kong Bersinergi Dorong Inovasi Global di Greater Bay Area

Managing Director Business-2 Danantara Indonesia, Setyanto Hantoro, menilai investasi strategis pada infrastruktur digital akan menjadi katalis bagi peningkatan daya saing nasional.

“Penguatan kedaulatan digital dan infrastruktur diharapkan memberikan efek berganda terhadap pertumbuhan industri di Batam maupun Indonesia sehingga memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

Kabel NCC memiliki panjang sekitar 50 kilometer dengan kapasitas 24 fiber pairs yang dirancang menyediakan konektivitas berkapasitas tinggi dan berlatensi rendah untuk memenuhi kebutuhan layanan komputasi awan (cloud), kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), platform hyperscale, hingga interkoneksi pusat data di kawasan Asia Tenggara.

Selain meningkatkan konektivitas regional, proyek tersebut juga diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia melalui peningkatan investasi infrastruktur digital, pengembangan pusat data berbasis AI, transformasi digital sektor usaha, serta memperkuat ketahanan jaringan internasional antara Indonesia dan Singapura.

Direktur Utama Telkom Indonesia, Dian Siswarini, mengatakan pengembangan infrastruktur digital berkelanjutan menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia.

Menurutnya, NCC merupakan hasil kolaborasi strategis Indonesia dan Singapura dalam membangun ekosistem digital yang semakin terhubung dan kompetitif.

“Infrastruktur strategis ini tidak hanya memperkuat konektivitas dan ketahanan digital Indonesia, tetapi juga memberikan keberagaman jalur konektivitas bagi Singapura sebagai pusat digital regional sehingga memberikan manfaat bagi kedua negara,” ujar Dian.

MENARIK DIBACA:  Wamen ATR/BPN Tinjau Kantah Batam, Pastikan Pelayanan Cepat dan Sertipikat Warga Segera Tuntas

Direktur Wholesale & International Service Telkom Indonesia, Budi Satria Dharma Purba, menambahkan NCC akan membentuk koridor digital baru Indonesia–Singapura sekaligus mendukung pengembangan infrastruktur digital yang siap menopang kebutuhan AI dan layanan digital masa depan.

Sementara itu, Chief Executive Officer BW Digital, Ludovic Hutier, mengatakan keberhasilan pendaratan kabel NCC menunjukkan pentingnya kolaborasi strategis dalam membangun infrastruktur digital di Asia Tenggara.

Menurutnya, proyek tersebut menjadi bagian dari ekosistem digital BW Digital yang mencakup jaringan serat optik darat Citra Connect serta kawasan pusat data NDP1 berkapasitas 144 megawatt di Batam.

Chief Executive Officer Nongsa Digital Park, Mike Wiluan, menilai pendaratan kabel bawah laut tersebut bukan sekadar penyelesaian proyek infrastruktur, melainkan penguatan ekosistem digital Indonesia.

Ia menyebut Nongsa Digital Park kini menjadi titik pendaratan baru bagi kabel serat optik bawah laut domestik maupun internasional yang mengintegrasikan pusat data, layanan cloud, inovasi AI, talenta digital, serta perusahaan global dalam satu kawasan.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang Indonesia Cable Express (ICE), proyek NCC diharapkan semakin memperkuat peran Batam sebagai gerbang digital Indonesia menuju pasar regional dan global.

Melalui pengembangan jaringan internasional yang semakin andal, TelkomGroup menargetkan proyek ini mampu mendukung ekspansi layanan cloud, platform digital, serta berbagai teknologi masa depan yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia maupun Asia Tenggara.