Beranda SUMATERA UTARA Asahan

P2K2 PKH Asahan Sinergi Pencegahan Stunting di Kecamatan Tanjung Balai

381
Deskripsi Foto: Kegiatan P2K2/FDS Modul Kesehatan dan Gizi dihadiri Kadis Dinas Sosial Kabupaten Asahan, SDM PKH, Camat Kecamatan Tanjung Balai, dan KPM PKH Desa Asahan Mati Kecamtan Tanjung Balai.

ASAHAN, SINKAP.info – Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga miskin dan rentan yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang memiliki minimal satu kategori dari komponen kesehatan, pendidikan dan/atau kesejahteraan sosial yang ditetapkan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH oleh Kementerian Sosial RI. PKH merupakan program bantuan sosial utama dan mendukung banyak bidang prioritas pemerintah salah satunya PKH berkontribusi dalam menurunkan angka gizi buruk dan stunting.

Mengingat keluarga penerima manfaat dari PKH tidak hanya memiliki hak mendapat bantuan tunai tetapi juga memiliki hak dalam mendapatkan pendampingan peningkatan kemampuan keluarga yang sekaligus juga merupakan kewajiban bagi mereka.

Untuk itu pendamping sosial PKH bertugas untuk memantau penerima manfaat dalam melaksanakan kewajibannya dan melaksanakan kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) atau Family Development Session (FDS) di wilyah dampingan masing-masing setiap bulannya secara berkala dengan menyampaikan modul materi yang telah dirancang khusus oleh Kementerian Sosial RI.

Saat ini kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) atau Family Development Session dilaksanakan di kecamatan Tanjung Balai Desa Asahan Mati. Kegiatan P2K2/FDS tersebut disampaikan Modul Kesehatan dan Gizi  kepada KPM PKH. Tujuannya adalah untuk memberikan edukasi guna meningkatkan praktik positif untuk mendorong terjadinya perubahan perilaku kesehatan ibu-ibu penerima manfaat PKH dalam hal kesehatan dan gizi.

Setelah pelaksanaan kegiatan ini diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan, terutama mengenai pentingnya 1000 hari pertama kehidupan (1000 HPK), kesehatan dan gizi ibu hamil, nifas dan menyusui, bayi dan balita, serta pola asuh pada KPM PKH.

Kepala Dinas Sosial PMD Kab. Asahan Syamsudin, SH MM yang turut serta hadir pada kegiatan P2K2 Program Keluarga Harapan mengatakan agar kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan sebagai salah satu upaya sinergi dan konvergensi sebagai upaya bersama dalam pencegahan stunting khususnya bagi KPM PKH di Kabupaten asahan khususnya bagi KPM PKH.

Selain P2K2, kata Syamsudin, bantuan sosial PKH yang diberikan kepada KPM PKH dengan kategori ibu hamil dan balita juga merupakan bagian dari upaya pencegahan stunting. Dengan bantuan tersebut diharapkan dapat mendorong pemenuhan kebutuhan nutrisi keluarga terutama ibu hamil dan balita pada KPM PKH. Kemudian diikuti dengan mewajibkan KPM PKH tersebut untuk secara rutin memeriksakan kesehatannya di fasilitas kesehatan sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

Kegiatan P2K2/FDS juga dihadiri Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan Ny. Hj. Titiek Sugiharti Surya, pada sambutannya ia menyampaikan terima kasih kepada pendamping PKH yang telah bekerja sungguh-sungguh dalam rangka memberikan pelayanan pendampingan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pendamping PKH di Kabupaten Asahan yang terus melakukan pendampingan sesuai tugas di masing-masing daerahnya guna mensejahterakan masyarakat Khususnya di Kabupaten Asahan,” ucap Ketua TP PKK Titiek, Rabu (23/06).

Titiek Sugiarti menyampaikan, pada masa sekarang ini masih ada Covid 19 kiranya kita semua tetap menjaga prokes kesehatan, terutama dalam penanganan COVID-19. Selama masa pandemic tetap menerapkan 3M, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Senada yang disampaikan Koordinator PKH Kab. Asahan Srimuliana Lubis, SE berharap agar kegiatan P2K2 PKH ini bisa dijadikan salah satu kegiatan prioritas oleh Pemerintah Kabupaten Asahan dalam pencegahan dan penurunan prevalensi stunting di Kab. Asahan, terutama bagi KPM PKH.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi salah satu kegiatan prioritas dalam pencegahan stunting di Kabupaten Asahan yang bisa menjangkau seluruh kelompok PKH,” imbuhnya.

SINKAP.info | Laporan: S. Marpaung
Facebook Comments