SAN FRANCISCO, SINKAP.info — Delegasi ekonomi dan perdagangan Provinsi Hainan, China, melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat pada 11–14 Mei 2026 guna memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi bilateral antara Hainan dan AS.
Delegasi yang terdiri dari lebih dari 20 anggota itu diselenggarakan bersama oleh China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT) Komite Provinsi Hainan dan Federasi Pemuda Hainan. Rombongan mencakup pimpinan perusahaan dan institusi dari berbagai sektor, seperti perdagangan internasional, logistik pelabuhan, teknologi digital, perlindungan lingkungan laut, layanan hukum, hingga pertanian modern.
Dalam agenda utama bertajuk China (Hainan Free Trade Port)–U.S. (San Francisco) Economic and Trade Exchange Meeting, delegasi mempromosikan berbagai keunggulan kebijakan dan inovasi dari Hainan Free Trade Port kepada pelaku usaha Amerika Serikat.
Kedua pihak juga membahas peluang kerja sama di bidang perdagangan internasional, layanan modern, industri teknologi tinggi, dan investasi lintas negara.
Pimpinan delegasi Hainan menjelaskan bahwa sejak dimulainya operasi kepabeanan khusus di seluruh Pulau Hainan pada 18 Desember 2025, berbagai kebijakan ekonomi mulai memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan perdagangan dan investasi.
Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah sistem pengawasan kepabeanan dengan konsep “akses lebih bebas di lini pertama dan pengawasan terkontrol di lini kedua”. Selain itu, jumlah barang bebas tarif diperluas hingga mencapai 6.631 item.
Delegasi juga menyoroti kebijakan pembebasan tarif untuk barang olahan dengan nilai tambah lebih dari 30 persen yang dinilai menciptakan keuntungan biaya baru bagi kerja sama bisnis antara perusahaan China dan Amerika Serikat.
Perwakilan Bay Area Council, Sean Randolph, mengatakan hubungan langsung antarperusahaan menjadi faktor penting dalam membangun kerja sama jangka panjang.
Menurutnya, kawasan Teluk San Francisco sebagai gerbang utama perdagangan Pasifik telah lama memiliki hubungan ekonomi erat dengan Asia, khususnya China.
“Seiring berkembangnya Hainan Free Trade Port, sektor jasa, ilmu hayati, dan pariwisata membuka peluang kolaborasi baru bagi perusahaan-perusahaan berbasis di California,” ujarnya.
Selama kunjungan tersebut, delegasi Hainan juga menghadiri Forum Ekonomi dan Perdagangan China-California 2026 serta melakukan negosiasi bisnis dengan sejumlah perusahaan Amerika Serikat.
Selain itu, CCPIT Hainan menandatangani nota kerja sama dengan Sino America Business Information Center untuk mendukung pembentukan platform kerja sama ekonomi dan perdagangan bilateral.
Delegasi turut mengunjungi sejumlah institusi, di antaranya American-Chinese CEO Society, Huamei Business Information Center, Silicon Valley Open Intelligent Culture Foundation, dan firma hukum Sidley Austin LLP.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pengembangan investasi lintas negara, pengembangan industri khusus, serta persoalan hukum bisnis internasional.
Sebagai informasi, China meluncurkan rencana induk pembangunan Hainan Free Trade Port pada Juni 2020 dengan target menjadikan Pulau Hainan sebagai pelabuhan perdagangan bebas berpengaruh global pada pertengahan abad ini.
Langkah besar tersebut mencapai tonggak penting pada Desember 2025 melalui peluncuran operasi kepabeanan khusus di seluruh wilayah pulau yang memungkinkan perdagangan lebih bebas antara Hainan dan wilayah di luar perbatasan bea cukai China.







