Vinpearl Gandeng Tiga Raksasa Travel India, Vietnam Bidik Ledakan Wisatawan Tahun Ini

Bisnis, GLOBAL101 Dilihat

MUMBAI, SINKAP.infoVinpearl resmi menjalin kerja sama strategis dengan tiga perusahaan perjalanan terbesar India, yakni Thomas Cook India, SOTC Travel, dan MakeMyTrip, guna memperluas akses pasar wisatawan India ke Vietnam.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam Forum Bisnis Vietnam–India yang digelar di Mumbai, India, sebagai bagian dari kunjungan kenegaraan Sekretaris Jenderal dan Presiden Vietnam, To Lam.

Penandatanganan disaksikan langsung Presiden Vietnam To Lam dan Kepala Menteri Maharashtra, Devendra Fadnavis.

Melalui kerja sama itu, Vinpearl menargetkan pasar India yang saat ini memiliki populasi sekitar 1,47 miliar jiwa sekaligus mendorong Vietnam menjadi destinasi wisata favorit wisatawan India.

Ketiga perusahaan mitra dinilai memiliki kekuatan besar dalam distribusi pasar wisata India. Thomas Cook India dikenal kuat di sektor perjalanan grup, korporasi, dan wisata MICE. Sementara SOTC Travel unggul dalam paket wisata keluarga dan perjalanan rekreasi kelas menengah hingga premium.

Di sisi lain, MakeMyTrip sebagai platform perjalanan digital terbesar India dinilai memiliki keunggulan dalam menjangkau wisatawan muda dan pengguna layanan pemesanan berbasis digital.

MENARIK DIBACA:  Dusit Hadir di Chengdu Sentuhan Thailand di Negeri Panda

Sebagai perusahaan pariwisata dan perhotelan terbesar Vietnam, Vinpearl saat ini mengoperasikan hampir 60 properti di berbagai wilayah Vietnam dengan konsep ekosistem wisata terpadu atau all-in-one.

Layanan tersebut mencakup hotel dan resor bintang lima, pusat hiburan, lapangan golf, pusat konvensi, pusat perbelanjaan, hingga layanan wisata MICE yang dinilai sesuai dengan preferensi wisatawan India.

CEO Vinpearl, Ngo Thi Huong, mengatakan India menjadi salah satu pasar prioritas dalam strategi ekspansi internasional perusahaan.

“Melalui kemitraan dengan para pelaku industri terkemuka, kami tidak hanya memperluas jangkauan pasar, tetapi juga mengembangkan produk yang disesuaikan dengan setiap segmen pelanggan,” ujarnya.

Menurutnya, Vinpearl ingin memperkuat kehadirannya di pasar India sekaligus membantu memposisikan Vietnam sebagai destinasi wisata unggulan di tingkat global.

Sementara itu, Vice President MakeMyTrip, Anubhav Bansal, menilai Vinpearl memiliki ekosistem pariwisata terpadu yang sangat sesuai dengan kebutuhan wisatawan India.

MENARIK DIBACA:  2025 CIFTIS: Teknologi Hijau Dorong Perdagangan Jasa Global

“Kami percaya kemitraan ini akan mendorong peningkatan signifikan jumlah wisatawan India ke Vietnam dalam beberapa tahun mendatang,” katanya.

India saat ini menjadi negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia. Pertumbuhan kelas menengah yang pesat turut mendorong peningkatan permintaan perjalanan internasional dari negara tersebut.

Melihat potensi itu, Vinpearl terus mengembangkan berbagai layanan khusus untuk wisatawan India, mulai dari wisata pernikahan mewah, perjalanan keluarga lintas generasi, wisata pasangan, hingga perjalanan kelompok dan MICE.

Sepanjang 2025, jumlah wisatawan India yang menginap di jaringan Vinpearl tercatat meningkat hingga 402 persen dibanding tahun sebelumnya. Tren pertumbuhan itu berlanjut pada empat bulan pertama 2026 dengan kenaikan sebesar 335 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Kerja sama dengan tiga perusahaan perjalanan besar India tersebut menjadi langkah lanjutan Vinpearl dalam memperkuat pasar wisatawan India sekaligus mendukung promosi Vietnam sebagai destinasi wisata unggulan di kawasan Asia.