CUHK Raih Peringkat Teratas Asia dan Dunia dalam QS Rankings 2026 Bergengsi

GLOBAL82 Dilihat

HONG KONG, SINKAP.infoThe Chinese University of Hong Kong (CUHK) kembali mencatatkan prestasi dalam QS World University Rankings by Subject 2026. Universitas tersebut berhasil menempatkan 10 bidang studi terbaik di Hong Kong dan 21 bidang studi masuk dalam daftar 50 terbaik dunia.

Dalam pemeringkatan yang dirilis pada 25 Maret 2026 itu, CUHK juga naik ke peringkat ke-32 dunia dalam QS World University Rankings 2026, meningkat empat tingkat dibanding tahun sebelumnya. Capaian tersebut memperkuat posisi CUHK sebagai salah satu pusat penelitian dan pendidikan tinggi terkemuka di Asia.

Keberhasilan ini turut didukung kualitas riset dan akademisi yang dimiliki universitas tersebut. Sebanyak 17 peneliti CUHK masuk daftar Highly Cited Researchers 2025 versi Clarivate Analytics, sementara 431 akademisinya tercatat dalam kelompok 2 persen ilmuwan terbaik dunia menurut Stanford University.

MENARIK DIBACA:  Robot Humanoid Siap Lari Half Marathon Beijing, Uji Coba Besar Bikin Dunia Tercengang

Dari jumlah tersebut, 47 akademisi masuk dalam 100 besar dunia di bidang masing-masing. Bahkan, tiga akademisi CUHK, termasuk Presiden dan Wakil Rektor CUHK, Dennis Lo Yuk-ming, berada dalam 10 besar ilmuwan dunia.

Salah satu bidang studi yang mencatat prestasi tertinggi adalah The Nethersole School of Nursing CUHK. Program tersebut menempati peringkat pertama di Hong Kong dan Asia, serta posisi keenam dunia dalam bidang keperawatan.

Mahasiswa doktoral asal Vietnam, Pham Nhat Vi DO, mengaku lingkungan akademik di CUHK membantunya mengembangkan kemampuan riset dan kepemimpinan.

“Perjalanan doktoral saya di CUHK telah mengembangkan kemampuan penelitian, pemikiran kritis, dan keterampilan kepemimpinan saya,” ujarnya.

MENARIK DIBACA:  Dusit Kelola Tantawan Camp, Hadirkan Wisata Berkelanjutan Bernuansa Budaya Chiang Rai

Penelitiannya berfokus pada keberlangsungan hidup penyintas kanker kolorektal menggunakan teknologi mutakhir. Ia disebut menjadi peneliti pertama asal Vietnam yang menerapkan pendekatan tersebut.

Selain bidang keperawatan, Departemen Geografi dan Pengelolaan Sumber Daya CUHK juga meraih peringkat keempat di Asia dan posisi ke-21 dunia.

Mahasiswa doktoral asal Nepal, Arati Poudel, menilai fasilitas riset dan dukungan akademik di CUHK menjadi faktor penting dalam pengembangan penelitiannya terkait adaptasi perubahan iklim ekstrem.

Melalui capaian QS World University Rankings by Subject 2026, CUHK menegaskan komitmennya dalam memperkuat inovasi, penelitian, dan kolaborasi global untuk menjawab berbagai tantangan dunia