Wabup Muzamil Tegaskan Pembangunan Kepulauan Meranti Harus Didukung Data Statistik Akurat Berkualitas

MERANTI, SINKAP.info – Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, membuka kegiatan Pencanangan dan Pembinaan Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Desa Cantik) Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2026 di Aula Kantor Bupati, Kamis (7/5/2026).

Dalam sambutannya, Muzamil menegaskan pentingnya data statistik sebagai dasar utama dalam menentukan arah pembangunan daerah. Menurutnya, data yang akurat, mutakhir, dan komprehensif menjadi kunci agar kebijakan pemerintah tepat sasaran.

“Di era digital saat ini, data menjadi tulang punggung pembangunan. Saya pribadi sangat percaya dengan data. Tanpa data yang baik, pembangunan akan berjalan tanpa arah,” ujar Muzamil.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kepercayaan terhadap data statistik. Muzamil menilai masih ada pihak yang meragukan validitas data, termasuk terkait penurunan angka kemiskinan dan stunting di Kepulauan Meranti.

“Kita harus sadar dan percaya terhadap data. Jangan sampai ego dan opini mengalahkan fakta di lapangan. Data yang baik akan mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

MENARIK DIBACA:  Bahas Pengamanan Idul Fitri 2022, Polres dan Forkopimda Meranti Gelar Rapat Eksternal

Menurut Muzamil, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman menjadi hal penting, terutama di tengah kemajuan teknologi digital yang kini menjangkau hingga desa-desa.

“Persoalannya hari ini bukan bisa atau tidak bisa, tapi mau atau tidak mau berubah. Semua bisa dilakukan jika ada kemauan,” katanya.

Ia menambahkan, data memiliki peran penting dalam menangani berbagai persoalan sosial, termasuk stunting.

“Kalau kita ingin menurunkan angka stunting, kita harus tahu di mana titik masalahnya, apa penyebabnya, bagaimana kondisi lingkungannya. Tanpa data, kita seperti berlayar tanpa peta,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kepulauan Meranti, Desi Ratnasari, menjelaskan program Desa Cantik merupakan pembinaan berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan data statistik.

MENARIK DIBACA:  Plt. Bupati Asmar Audiensi di Kemendagri

“Dengan data yang berkualitas, pembangunan desa dapat lebih optimal sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat,” katanya.

Ia menyebut program tersebut sejalan dengan agenda pembangunan nasional, khususnya dalam mendorong pembangunan desa dan penguatan ekonomi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bagian Umum Badan Pusat Statistik Provinsi Riau, Prayudho Bagus Jatmiko, mengatakan Desa Cantik bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata membangun tata kelola berbasis data di tingkat desa.

“Semua data yang masuk ke desa nantinya dapat terintegrasi dalam satu sistem. Dengan begitu, pemerintah desa maupun pemerintah daerah dapat mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan berbasis data real time,” jelasnya.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan sosialisasi pentingnya sensus ekonomi serta penguatan kolaborasi antarinstansi dalam mendukung pembangunan berbasis data di Kabupaten Kepulauan Meranti.