DP World Perpanjang Konsesi Pelabuhan Thailand, Perdagangan Intra-Asia Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis, GLOBAL271 Dilihat

BANGKOK, SINKAP.infoDP World melalui perusahaan patungannya, Laem Chabang International Terminal Co., Ltd. (LCIT), resmi memperoleh perpanjangan konsesi selama lima tahun untuk tetap mengoperasikan dermaga kontainer B5 di Laem Chabang Port.

Perpanjangan konsesi yang diberikan oleh Port Authority of Thailand (PAT) itu berlaku mulai Mei 2026 hingga April 2031. Langkah ini dinilai memperkuat posisi Thailand sebagai pusat perdagangan regional di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan intra-Asia dan perubahan dinamika rantai pasok global.

LCIT saat ini mengoperasikan dermaga B5 dan C3 di Laem Chabang Port, yang merupakan pelabuhan laut dalam utama sekaligus pusat kontainer terbesar di Thailand untuk mendukung perdagangan internasional.

Terminal tersebut mampu melayani hingga empat kapal secara bersamaan dengan total panjang dermaga mencapai 900 meter. Fasilitas itu juga didukung area container freight station (CFS) seluas 4.420 meter persegi.

MENARIK DIBACA:  Konferensi Promosi Hainan FTP di Hong Kong Pererat Kerjasama Ekonomi Strategis

Sepanjang 2025, LCIT mencatat rekor penanganan peti kemas sebesar 1,936 juta TEUs atau twenty-foot equivalent units, tertinggi sepanjang sejarah operasional terminal tersebut. Capaian itu mencerminkan pertumbuhan volume perdagangan kontainer yang terus meningkat di kawasan Asia.

CEO dan Managing Director Asia Pacific DP World, Glen Hilton mengatakan perpanjangan konsesi ini memberikan kepastian layanan bagi pelanggan di tengah tekanan dan kompleksitas rantai pasok global yang semakin tinggi.

“Thailand terus memperkuat posisinya sebagai pusat perdagangan regional. Perpanjangan ini memungkinkan kami melanjutkan investasi pada kapasitas, efisiensi, dan operasional berkelanjutan,” ujar Glen Hilton.

Sebagai bagian dari strategi keberlanjutan, pada 2025 LCIT telah mengoperasikan lima kendaraan transfer internal listrik (electric internal transfer vehicles/eITVs). Teknologi tersebut diklaim mampu menurunkan emisi hingga sekitar 60 persen dibandingkan kendaraan berbahan bakar diesel, sekaligus mempercepat proses bongkar muat kapal.

MENARIK DIBACA:  Food Expo PRO dan Hong Kong Tea Fair 2025 Hadirkan Inovasi dan Peluang Bisnis

DP World juga berencana menambah armada eITVs, electric reach stackers, serta alat penanganan kontainer kosong berbasis listrik pada 2026.

Selain operasional pelabuhan, DP World turut memperluas jaringan logistik terintegrasi di Thailand, termasuk layanan truk lintas batas, logistik darat, dan pengiriman barang (freight forwarding).

Perusahaan tersebut baru-baru ini juga meluncurkan depo kontainer darat berbasis rel di Khon Kaen yang terhubung langsung dengan Laem Chabang Port melalui layanan kereta tiga kali seminggu guna meningkatkan konektivitas ekspor dari wilayah timur laut Thailand.

Melalui pengembangan tersebut, DP World menargetkan kelancaran distribusi barang dari pelabuhan menuju kawasan industri domestik hingga pasar regional Asia Pasifik.

Informasi lebih lanjut mengenai perusahaan dapat diakses melalui DP World.