TDCX Kembali Masuk Top 50 Outsourcing Dunia Berkat Transformasi Digital dan Teknologi AI

Bisnis, GLOBAL48 Dilihat

SINGAPURA, SINKAP.info — Perusahaan penyedia solusi pengalaman pelanggan global, TDCX, kembali masuk dalam daftar 50 besar perusahaan outsourcing dunia versi Outsource Accelerator (OA) 500 Index 2026. Pencapaian tersebut menjadi tahun keempat berturut-turut bagi TDCX dalam peringkat global perusahaan business process outsourcing (BPO) terkemuka.

Dalam penilaian OA500 2026, sebanyak 3.369 perusahaan BPO dari berbagai negara dievaluasi menggunakan lebih dari 20 indikator performa selama periode penilaian 15 bulan. Penilaian tersebut menggunakan data independen dari sejumlah platform seperti Crunchbase, Glassdoor, LinkedIn, dan ZoomInfo.

Pengakuan itu juga bertepatan dengan peringatan 30 tahun berdirinya TDCX serta tujuh bulan setelah perusahaan memperkenalkan identitas merek baru dengan slogan “Enable the Future”.

Perubahan identitas tersebut mencerminkan transformasi TDCX sebagai perusahaan global yang membantu klien menghadapi transformasi digital dan kecerdasan buatan (AI) melalui kombinasi keahlian manusia, teknologi cerdas, dan presisi operasional.

MENARIK DIBACA:  Ilmuwan AS Raih Penghargaan Dunia Berkat Terobosan Besar Keamanan Air Global

Founder dan CEO TDCX, Laurent Junique, mengatakan industri outsourcing kini mengalami perubahan dari sekadar efisiensi biaya menuju persaingan berbasis kapabilitas dan teknologi.

“Perusahaan yang akan unggul di industri ini adalah mereka yang mampu menggabungkan keahlian manusia dengan teknologi cerdas secara tepat. Empat tahun berturut-turut berada di jajaran Top 50 OA500 menunjukkan bahwa TDCX berhasil menjalankan transformasi tersebut,” ujar Laurent.

Sementara itu, Founder dan CEO Outsource Accelerator, Derek Gallimore, menilai keberhasilan TDCX mempertahankan posisi di OA500 selama empat tahun menunjukkan konsistensi dan evolusi strategis perusahaan.

Menurutnya, TDCX berhasil berkembang melampaui layanan customer experience (CX) tradisional menuju layanan berbasis digital dan AI untuk berbagai merek global.

“Ketika industri outsourcing bergeser dari fokus jumlah tenaga kerja menjadi fokus hasil, TDCX menjadi salah satu perusahaan yang berada pada posisi kuat untuk memimpin transisi tersebut,” katanya.

MENARIK DIBACA:  BinaryX Perkenalkan Investasi Real Estat Berbasis Tokenisasi

OA500 Index sendiri menilai perusahaan BPO berdasarkan berbagai indikator, seperti jangkauan operasional global, reputasi digital, sentimen karyawan, keterlibatan di LinkedIn, data analis pihak ketiga, hingga standar operasional perusahaan.

Saat ini, TDCX memiliki lebih dari 20.000 karyawan yang tersebar di 37 kampus operasional di Asia, Eropa, dan Amerika Serikat.

Perusahaan tersebut melayani berbagai sektor industri, mulai dari periklanan digital dan media sosial, e-commerce, fintech, gaming, healthtech, media, teknologi, hingga perjalanan dan perhotelan.

TDCX yang berkantor pusat di Singapura juga terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis perusahaan global melalui layanan customer experience, pemasaran digital, penjualan, dan moderasi konten berbasis inovasi teknologi.