Beranda RIAU Tembilahan

Bupati Inhil Hadiri Pengukuhan Pokja Bunda Paud Inhil

262

TEMBILAHAN, Sinkap.info – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Drs HM Wardan MP menghadiri Pengukuhan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Inhil, Selasa (23/3/2021).

Bertempat di Gedung Daerah Engku Kelana Tembilahan, sebanyak 15 orang anggota Pokja ini dikukuhkan oleh Bunda PAUD Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah Wardan SSos ME.

Turut hadir pada kesempatan itu Kepalba OPD, Camat, Ketua-ketua Organisasi Wanita Inhil, Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Inhil, dan para undangan.

Tujuan pembentukan Pokja Bunda PAUD adalah untuk mengoptimalkan PAUD berkualitas di Inhil, melakukan kerjasama secara berkala dan berkesinambungan.

Sasarannya ialah tercipta akselerasi Bunda PAUD dalam menyediakan pelayanan PAUD berkualitas, meningkatkan kualitas PAUD, terciptanya koordinasi antara Pemerintah Pusat dan Kabupaten Inhil.

Zulaikhah menuturkan bahwa pembentukan Pokja Bunda PAUD Inhil merupakan tindak lanjut dari rakoor di tingkat Provinsi Riau beberapa waktu lalu, juga dalam rangka menyukseskan program Pemkab Inhil yaitu mewujudkan PAUD berkualitas.

“Sesuai dengan Keputusan Bupati Tahun 2020 telah ditetapkan sebanyak 87 lembaga PAUD HI di Indragiri Hilir. Saya harap Pokja Bunda PAUD dan lembaga PAUD yang ditunjuk sebagai PAUD HI ini bertanggung jawab melakukan pembinaan untuk pelayanan PAUD, karena bukan hanya pembentukan lembaga, yang paling penting OPD terkait dapat memprogramkan pembinaan ini kepada lembaga PAUD terutama yang telah ditetapkan sebagai PAUD HI,” papar Ibunda Kabupaten Inhil ini.

Tujuan khusus dari program pembelajaran PAUD HI berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013 Pasal 2 Ayat 2 sebagai berikut:
1. Membentuk anak berkepribadian utuh sejak dini
2. Terpenuhinya gizi, kesehatan, dan pendidikan bagi anak secara terpadu
3. Terlindunginya anak dari segala bentuk kekerasan, penelantaran, perlakuan yang salah, dan eksploitasi  dimanapun anak berada
4. Terselenggaranya pelayanan anak usia dini secara terintegrasi dan selaras antar lembaga layanan terkait, sesuai kondisi wulayah
5. Terwujudnya komitmen seluruh unsur terkait yaitu orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah, dalam upaya mengembangkan anak usia dini holistik-integratif

Pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini secara fisik, mental, emosional, dan sosial dipengaruhi oleh pemeliharaan kesehatan, pemenuhan gizi, pendidikan, stimulasi mental, dan psikososial.

Disebutkannya, dalam memenuhi PAUD HI OPD terkait harus membuat program sesuai dengan perannya dalam PAUD HI ini.

“Dinkes dalam rangka memenuhi asupan gizi, bisa melakukan pemberian vitamin atau penimbangan secara berkala. Dari Disdik kurikulum PAUD, dan OPD-OPD lainnya juga,” ujarnya.

Bunda PAUD dengan segudang prestasi ini juga mengungkapkan bahwa Program Bunda PAUD Provinsi Riau tahun ini akan melaksanakan monitoring penerapan PAUD HI di setiap Kabupaten.

Sementara itu, Bupati menyebut PAUD HI merupakan suatu komitmen Pemerintah dalam menjamin terpenuhinya hak tumbuh kembang anak.

“Di Indonesia, hal ini tercermin dengan diterbitkannya kebijakan PAUD HI pada Perpres Nomor 60 Tahun 2013 tentang PAUD HI. Semoga hal Ini dapat diimplementasikan secara baik ke seluruh PAUD di Kabupaten Indragiri Hilir,” harap Bupati.

Kepedulian Pemkab Inhil dalam pendidikan, juga tampak dari Program 1 Desa 1 PAUD oleh Bupati dan Wakil Bupati di awal masa jabatannya.

“Berkat gerakan paudisasi ini, sekarang di Indragiri Hilir bahkan dalam 1 desa ada beberapa PAUD. Bunda PAUD Indragiri Hilir menjadi Bunda PAUD berprestasi di tingkat Nasional. APK PAUD sekarang mencapai 91,2 persen,” pungkasnya.

Usai pengukuhan dilanjutkan dengan Sosialisasi Pengembangan Anak Usia Dini Holostik Integratif (PAUD HI) yang disampaikan oleh Dra Armi Julianti MPd dari BP PAUD Provinsi Riau. (Rls)

Facebook Comments