Sen. Agu 26th, 2019

SINKAP

Suara Anak Bangsa

Resign Menjadi Generasi Peminta-minta

Saatnya Membangun Semangat Jiwa Pemuda Berwirausaha

Opini

Bisnis, (SKP) Kewirausahaan (entrepreneurship) kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Kewirausahaan merupakan suatu kemampuan dalam menciptakan nilai tambah dalam transformasi ekonomi terkini. Tujuan kewirausahaan diibaratkan bagaimana kita merubah sampah menjadi emas, sekaligus meningkatkan daya saing dan kualitas dalam menghadapi pasar global. 

Menurut David McClelland seorang pakar sosiolog termuka mengatakan suatu negara akan maju jika memiliki entrepreneur sedikitnya sebanyak 2% dari jumlah penduduk. Meningkatnya perekonomian suatu negara ditentukan oleh persentase banyaknya wirausahawan bukan ditentukan banyaknya jumlah pegawai pemerintahan

Sumber  data Kementeria Koperasi dan UKM tahun 2016 mengatakan jumlah pengusaha di Indonesia hanya 1.5% dari total jumlah penduduk saat ini. Indonesia sangat tertinggal jauh dengan negara lain seperti  singapura sebesar 7%, Malaysia 5%, dan Thailand 4%. Rendahnya persentase minat masyarakat Indonesia terutama pemuda untuk terjun dalam dunia wirausaha menjadikan keterlambatan kemajuan dibidang pembangunan ekonomi. Kita bisa melihat pemuda yang sukses karirya dengan kebebasan financial mayoritas mereka yang tekun dalam menjalani usaha bisnis. 

Persaingan dan sulitnya mencari pekerjaan di era global saat ini harusnya merubah paradigma kita untuk selalu meningkatkan kualitas berfikir, kualitas emosional, dan lifeskill. Bukan saatnya kita menjadi pengangguran di negeri sendiri, bukan saatnya kita sibuk mencari kerja kesana kesini tapi saatnya kita menjadi pelopor yang bisa membuka lapangan pekerjaan atau pekerjaan yang membutuhkan kita dengan kompensasi yang layak sesuai kecakapan kita dalam bekerja. 

Semuanya tidak terlepas dari perubahan mindset anak muda saat ini yang masih mengadopsi keinginan setelah duduk dibangku pendidikan tertuju kepada lingkungan pemerintahan. Bekerja dilingkungan pemerintahan seolah-olah menjadi satu-satunya cara untuk meraih keberhasilan dan kesuksesan sehingga peminatan pemuda kurang untuk menjadi pemuda yang berjiwa entrepreneur.

Jika jiwa pemuda lebih tertarik untuk membuka usaha tentunya akan berpengaruh dalam mengurangi angka pengangguran, peningkatan asset pendapatan bagi daerah tempatan dan sebagai nilai tambah dalam kemajuan perekonomian negara. Tantangan menghadapi pasar Global Asia “Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)” sudah saatnya yang muda berkarya dan berbenah diri menjadi Agent of Change untuk menjemput peluang yang ada di tanah kelahiran sendiri dengan cara meningkatkan kemampuan wawasan kewirausahaan dan produktifitas berdaya saing tinggi. Menjadi pemuda yang inovatif, energik dan produktif  bukan lagi menjadi pemuda yang puas sebagai generasi peminta-minta. (MF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »