ATR/BPN Tegaskan Nilai Pancasila Harus Hidup dalam Pelayanan Publik Nyata

NASIONAL47 Dilihat

JAKARTA, SINKAP.info – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di lapangan Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (2/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat.

Upacara yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” itu diselenggarakan bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Tema tersebut menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan bangsa, tetapi juga berperan sebagai fondasi dalam mendorong perdamaian dan keadilan di tingkat global.

Staf Khusus Menteri ATR/BPN Bidang Pemberantasan Mafia Tanah, Yaved Duma Parembang, yang bertindak sebagai inspektur upacara, membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi.

Dalam amanatnya, Yaved mengingatkan agar nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi simbol atau slogan semata, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata, khususnya dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

MENARIK DIBACA:  Evakuasi ATR 42-500 Rampung Dirjen PSDKP Kenang Pengorbanan Petugas di Bulusaraung Ekstrem

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah. Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan,” ujar Yaved.

Ia menegaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi pedoman bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, termasuk di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi. Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam ikatan kebangsaan,” katanya.

MENARIK DIBACA:  Bupati Meranti Sambut Baik Bantuan RDTR untuk Menarik Investor

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini juga menjadi simbol sinergi antarkementerian. Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Shamy Ardian, bertugas sebagai perwira upacara. Sementara sejumlah petugas lainnya, mulai dari komandan upacara, pengibar bendera, pembaca Undang-Undang Dasar 1945, pembawa acara hingga pembaca doa berasal dari Kementerian PKP.

Kegiatan tersebut diikuti para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama, pejabat administrator, serta pegawai dari Kementerian ATR/BPN dan Kementerian PKP.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila, Kementerian ATR/BPN berharap semangat persatuan, keadilan, dan gotong royong terus menjadi landasan dalam menjalankan tugas pemerintahan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.