Mengejutkan! Menteri Nusron Tegaskan Kebijakan Harus Memanusiakan Manusia di Banyumas

Pendidikan37 Dilihat

BANYUMAS, SINKAP.info — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa setiap kebijakan publik harus berorientasi pada nilai kemanusiaan dan keadilan. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Nusantara Young Leaders di Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (25/4/2026).

Dalam sesi bertajuk “Total Politik”, Nusron berbagi pengalaman kepada para mahasiswa mengenai pendekatan yang ia gunakan dalam memimpin dan menyelesaikan persoalan pertanahan. Ia menekankan pentingnya menempatkan manusia sebagai fokus utama dalam setiap kebijakan.

“Semua kebijakan ini harus memanusiakan manusia. Pendekatannya harus kemanusiaan dan berkeadilan,” ujarnya.

Menurut Nusron, prinsip tersebut tidak hanya menjadi metode kerja, tetapi juga tolok ukur kepemimpinan. Ia menilai, seorang pejabat publik harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

MENARIK DIBACA:  Prabowo Buka Sikap Indonesia soal Board of Peace, Diplomat Nilai Pendekatan Realistis

“Segala sesuatu yang bermanfaat akan bertahan. Kalau tidak bermanfaat, tidak akan bertahan,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa kebijakan pemerintah harus memberikan kemudahan bagi masyarakat, bukan sebaliknya. Nilai moral dalam kepemimpinan, lanjutnya, perlu dijaga agar setiap keputusan yang diambil berdampak positif bagi rakyat.

Dalam kesempatan itu, Nusron turut mendorong mahasiswa untuk aktif mengkritisi kebijakan pemerintah secara konstruktif. Menurutnya, kritik merupakan bagian penting dari peran mahasiswa, namun harus disertai tujuan yang jelas untuk kemajuan bangsa.

“Kritik itu kewajiban mahasiswa. Tapi harus punya tujuan yang jelas untuk negeri,” tegasnya.

MENARIK DIBACA:  Sertifikat Tanah Mbah Tupon Kembali Setelah Perjuangan Panjang Lawan Mafia Tanah

Kegiatan bertema “Mencetak Negarawan, Membangun Peradaban” ini juga menghadirkan Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, sebagai penggagas acara. Diskusi dipandu oleh Arie Putra dan Budi Adiputro, serta diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Turut mendampingi Menteri Nusron dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Shamy Ardian, Plt. Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah Kartono Agustiyanto, serta Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Banyumas Sri Rejeki.

Melalui forum ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya kritis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap nilai kemanusiaan dalam merumuskan kebijakan publik.