HONG KONG, SINKAP.info – Proyek hunian tepi laut La Mirabelle mencatat penjualan sebesar HK$4,6 miliar hanya dalam dua pekan sejak peluncuran, dengan total 522 unit terjual hingga 7 April 2026.
Proyek yang merupakan bagian dari kawasan LOHAS Park ini dikembangkan bersama oleh Sino Land Company Limited, Kerry Properties, K. Wah International, China Merchants Land, serta MTR Corporation.
Direktur Eksekutif Sino Land, Victor Tin, menyebut pembeli berasal dari berbagai negara, termasuk Inggris, Korea Selatan, India, dan China daratan. Sekitar 80 persen pembeli merupakan pengguna akhir, sementara 20 persen lainnya adalah investor.
Ketua Sino Land, Daryl Ng, menilai tingginya minat pasar mencerminkan kepercayaan yang kuat terhadap sektor properti hunian di Hong Kong. Ia juga menyoroti daya tarik kota tersebut sebagai pusat global untuk tempat tinggal, bekerja, dan investasi.
Minat Global dan Stabilitas Pasar
Pengamat pasar memperkirakan arus modal ke Hong Kong dan China daratan akan terus berlanjut. Dengan sistem hukum yang kuat, pasar keuangan yang dalam, serta keterkaitan nilai tukar dengan dolar AS, Hong Kong dinilai tetap menjadi destinasi utama investasi properti.
Kinerja penjualan La Mirabelle juga mempertegas daya tarik kawasan tersebut bagi pembeli lokal maupun internasional, terutama untuk hunian premium di lokasi strategis.
Komitmen Keberlanjutan
Sebagai pengembang jangka panjang, Sino Land menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dan praktik bisnis bertanggung jawab. Perusahaan ini masuk dalam 5 persen teratas global dalam industri pengembangan dan manajemen properti versi S&P Global Sustainability Yearbook 2026.
Selain itu, perusahaan juga meraih berbagai pengakuan internasional, termasuk peringkat tinggi dalam penilaian lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).
Keberhasilan penjualan La Mirabelle dalam waktu singkat ini dinilai menjadi indikator positif bagi pemulihan dan pertumbuhan pasar properti Hong Kong ke depan.







