Dampak UPPB, Harga Karet Di Bengkalis Naik Signifikan

Bengkalis2014 Dilihat

BENGKALIS, SINKAP.info – Dampak dibentuknya UPPB (Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar) harga karet di Kabupaten Bengkalis naik signifikan.

Dari sebelumnya harga ditingkat pengepul berkisar antara Rp6.500 – Rp7.500 per kilogram, namun saat UPPB di launching Bupati Bengkalis Kasmarni dua tahun yang lalu harga karet mencapai Rp11.000 lebih bahkan harga pelelangan pada hari ini menembus Rp13.265 per kilogram.

MENARIK DIBACA:  Abel Iqbal Resmi Dilantik, Bupati Kasmarni Berpesan Tingkatkan Kuantitas dan Kualitas

“Berdasarkan pantauan Dinas Perkebunan (Disbun) dalam satu bulan ini alhamdulillah harga karet di UPPB Desa Petani berada di atas Rp13.000 per kilogram” ungkap Kadis Perkebunan Kabupaten Bengkalis, Mohammad Azmir.

Lebih lanjut Azmir akan terus memantau keaktifan UPPB-UPPB yang telah ada dan akan terus berinovasi membentuk UPPB baru di kecamatan sentral tanaman karet sebagai lokasi binaan prioritas.

MENARIK DIBACA:  Masyarakat Tumpah Ruah Pada Paripurna 3 Tahun Kepemimpinan Bupati Kasmarni dan Bagus Santoso

“Sebagai contoh kedepan kita fokus membentuk UPPB di Rupat Utara”, ungkapnya lagi.

Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani di kabupaten bengkalis sehingga harga karet di tingkat petani dapat maksimal demi terwujudnya Visi Bengkalis Bermarwah Maju dan Sejahtera.

 SINKAP.info | Redaksi

Komentar