Pekanbaru, (SKP) – Pimpinan Wilayah Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Propinsi Riau angkat bicara terkait calon Sekretaris Daerah Kota Dumai. Wakil ketua GNPK-RI Ifriandi SH mengingatkan Gubernur Riau agar dalam penetapan Sekda Dumai kedepan memang betul – betul lebih selektif dan tidak ada unsur politis.

Andi mengatakan,” jangan seperti pejabat Sekda Dumai yang sebelumnya, dipertengahan jalan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” katanya. Sabtu (27/07/2019)

Mengingat besarnya biaya yang dianggarkan untuk Panitia Seleksi (Pansel) dalam penjaringan Bakal Calon hingga proses pelantikan Sekda definitif.

Ia juga menegaskan,” mengingat Walikota Dumai Zulkifli AS sebagai tersangka serta beberapa Kepala Dinas sudah dimintai keterangan sebagai saksi oleh KPK, karena salah satu calon sudah pernah dipanggil oleh komisi anti rasuah,” tegasnya.

Untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme, sebagaimana amanat konstitusi dan peraturan yang berlaku atas konsekuensi sebagai sebuah negara hukum maka asas-asas negara yang sebaiknya di perhatikan dalam membuat keputusana meliputi asas kepastian hukum, tertib penyelenggaraan negara, kepentingan umum, keterbukaan, proporsionalitas, profesionalitas, dan akuntabilitas.

“Semoga Gubernur Riau dalam membuat keputusan mengedepanka asas kepastian hukum, tertib penyelenggaraan negara, kepentingan umum, keterbukaan, proporsionalitas, profesionalitas, dan akuntabilitas serta kejadian sebelumnya tidak terulang kembali,” tambahnya.

Kita juga mengharapkan Sekda Dumai terpilih kedepan memang memliki integritas dan kapabilitas, terpilih karena kemampuannya bukan karena ada embel embel yang diluar konteks yang seharusnya.*Rls

Sumber: lassernewstoday

MENARIK DIBACA:  Penangkapan Gembong Narkoba, Berakhir Baku Tembak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here