HONG KONG, SINKAP.info – DFI Retail Group merilis laporan Sustainability Disclosure 2025 yang menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong praktik bisnis berkelanjutan di Asia, dengan fokus pada aspek manusia, produk, dan lingkungan.
Dalam laporan tersebut, DFI mencatat sejumlah capaian penting sepanjang 2025, termasuk penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 22 persen untuk kategori Scope 1 dan 2 dibandingkan baseline 2021. Perusahaan menargetkan penurunan hingga 50 persen pada 2030.
Selain itu, tingkat pengalihan limbah meningkat menjadi 66 persen dari sebelumnya 61 persen pada 2024, dengan target mencapai 80 persen pada akhir dekade. DFI juga menginvestasikan sekitar 3,9 juta dolar AS untuk berbagai program komunitas di sejumlah pasar operasionalnya.
Dorong Dekarbonisasi Rantai Pasok
DFI turut memperluas upaya dekarbonisasi pada rantai pasok, khususnya untuk komoditas utama seperti beras, kopi, produk susu, dan daging sapi. Salah satu inisiatifnya adalah peluncuran beras rendah karbon yang mampu menekan emisi hingga minimal 30 persen di tingkat produksi.
Perusahaan juga memastikan penggunaan biji kopi bersertifikat bebas deforestasi untuk jaringan 7CAFÉ di Hong Kong, Makau, dan Singapura, serta menggandeng berbagai mitra global untuk mencari solusi inovatif dalam menekan emisi sektor pangan.
Chief Executive DFI, Scott Price, menyatakan bahwa perusahaan terus berinvestasi dalam efisiensi energi dan inovasi operasional guna mencapai target keberlanjutan jangka panjang.
Perkuat Tata Kelola dan Transparansi
Sementara itu, Chief Legal dan Sustainability Officer, Erica Chan, menegaskan pentingnya tata kelola dan transparansi dalam mencapai target tersebut. Menurutnya, DFI telah menyelaraskan laporan keberlanjutan dengan standar global, termasuk IFRS S1 dan S2.
Fokus pada Tiga Pilar Utama
DFI menjalankan strategi keberlanjutan melalui tiga pilar utama, yaitu People, Products, dan Planet.
Pada aspek People, perusahaan menjangkau sekitar 1,25 juta penerima manfaat melalui program sosial di 12 pasar, sekaligus meningkatkan kapasitas karyawan melalui pelatihan dan pengembangan karier.
Di sektor Products, sebanyak 48 persen produk merek sendiri telah mengantongi sertifikasi keberlanjutan pihak ketiga. Selain itu, 83 persen kemasan plastik kini dapat didaur ulang, digunakan kembali, atau terurai secara alami.
Sementara pada pilar Planet, selain pengurangan emisi, DFI juga mulai menerapkan sistem pendingin berbasis CO₂ yang lebih ramah lingkungan di sejumlah gerai ritel di Hong Kong.
Perkuat Bisnis Berkelanjutan
DFI menegaskan bahwa integrasi prinsip keberlanjutan ke dalam strategi bisnis tidak hanya bertujuan menjawab tantangan lingkungan saat ini, tetapi juga membangun bisnis yang tangguh dan bertanggung jawab di masa depan.
Saat ini, DFI Retail Group mengoperasikan lebih dari 7.500 gerai dan mempekerjakan lebih dari 79.000 karyawan di 12 pasar di Asia, menjadikannya salah satu perusahaan ritel terbesar di kawasan tersebut.







