HONG KONG, SINKAP.info – Dunia seni digital bersiap menyambut salah satu ajang paling bergengsi tahun ini. HOFA resmi mengumumkan edisi kedua Digital Art Awards, sebuah kompetisi global yang merayakan generasi baru seniman digital yang bekerja dengan sistem generatif, AI, media imersif, hingga format eksperimental.
Bekerja sama dengan mitra eksibisi PhillipsX dan didukung oleh Lightyear, ajang ini akan memuncak pada upacara penghargaan yang digelar 24 Maret 2026. Seluruh karya pemenang nantinya akan dipamerkan di markas besar Phillips Asia, Distrik Budaya Kowloon Barat, bertepatan dengan kemeriahan Hong Kong Art Basel Week 2026.
Empat Kategori Utama dan Hadiah Fantastis
Penghargaan tahun ini mencakup empat kategori kunci, yaitu: Still Image, Moving Image, Innovation, dan Experiential. Panel ahli internasional telah menyeleksi 32 finalis dari lebih dari 200 pelamar yang berasal dari 50 negara lebih.
Setiap pemenang kategori akan menerima komisi sebesar $10.000 USDC untuk menciptakan karya seni baru. Selepas malam penghargaan, Phillips juga akan menggelar pameran penjualan privat (private sale exhibition) yang terbuka untuk umum pada 25–28 March 2026.
Deretan Seniman Visioner Dunia
Daftar 32 finalis tahun ini diisi oleh nama-nama besar di kancah seni generatif global, termasuk Erick Calderon (Snowfro) selaku pendiri Art Blocks, Botto, Sarah Meyohas, William Mapan, Sasha Stiles, hingga Mario Klingemann.
Salah satu sorotan utama adalah nominasi Refik Anadol untuk kategori Honorary Career Award. Anadol dinominasikan lewat karya fenomenalnya, “Sense of Healing” (2023), sebuah patung data AI yang lahir dari riset panjang Refik Anadol Studio mengenai seni meditatif berbasis data neurologis manusia.
Panel Juri Lintas Industri
Pemenang akan ditentukan oleh panel juri yang terdiri dari para pemimpin di bidang seni, teknologi, dan gaya hidup. Beberapa di antaranya adalah:
-
Irini Mirena Papadimitriou (Exhibitions Director Diriyah Art Futures)
-
Danielle So (Head of Auction Modern & Contemporary Art Phillips Hong Kong)
-
Sebastien Borget (Co-Founder The Sandbox)
-
Matt Zhang (Founder Hivemind Capital)
Dukungan Infrastruktur Budaya Digital
Keberhasilan Digital Art Awards tahun ini tidak lepas dari dukungan Lightyear, anak perusahaan Hivemind Digital Group. Sebagai mitra budaya digital, Lightyear berkomitmen menyediakan infrastruktur dan keahlian pasar bagi para seniman yang berani mendobrak batasan antara pengalaman fisik dan digital.
Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bukti nyata semakin signifikannya peran seni digital dalam mendefinisikan ulang budaya visual dunia melalui teknologi mutakhir.







