HANGZHOU, SINKAP.info – Alibaba mengumumkan peningkatan besar pada seluruh ekosistem kecerdasan buatan (AI) miliknya, mulai dari infrastruktur cloud, layanan model AI, chip semikonduktor, hingga foundation model terbaru guna mendukung pengembangan teknologi AI berbasis agen atau agentic AI.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam ajang Alibaba Cloud Summit yang digelar di Hangzhou, China, Selasa (20/5/2025).
Dalam acara itu, Alibaba memperkenalkan Qwen3.7-Max, model bahasa besar (large language model/LLM) terbaru yang dirancang untuk mendukung kemampuan pengkodean tingkat lanjut, penalaran kompleks, serta eksekusi tugas jangka panjang secara otomatis.
Model AI tersebut diklaim mampu menjalankan ribuan instruksi secara berkelanjutan tanpa mengalami penurunan performa. Qwen3.7-Max juga disebut mampu beroperasi hingga 35 jam secara mandiri dan menangani lebih dari 1.000 panggilan alat (tool calls) dalam satu proses kerja.
Alibaba menyatakan Qwen3.7-Max dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan AI modern, mulai dari pembuatan kode perangkat lunak, otomatisasi pekerjaan kantor, hingga pengelolaan alur kerja multiagen yang kompleks.
“Qwen3.7-Max menjadi fondasi kuat bagi pengembangan AI agent generasi terbaru dengan kemampuan reasoning dan coding tingkat tinggi,” tulis Alibaba dalam keterangannya.
Selain meluncurkan model AI terbaru, Alibaba Cloud juga memperkenalkan Panjiu AL128 Supernode Server, sistem komputasi baru yang dirancang untuk mendukung pelatihan model AI skala besar dan kebutuhan inferensi AI agent.
Server tersebut menggunakan chip AI terbaru Zhenwu M890 serta chip jaringan ICN Switch 1.0. Dengan integrasi 128 akselerator AI dalam satu rak server, sistem itu diklaim mampu menghadirkan bandwidth hingga skala petabyte per detik.
Alibaba menyebut teknologi tersebut akan membantu perusahaan menangani lonjakan kebutuhan komputasi AI di era otomatisasi berbasis agen.
Di sektor semikonduktor, anak usaha Alibaba, T-Head, turut memperkenalkan prosesor AI terbaru Zhenwu M890. Chip tersebut diklaim memiliki performa tiga kali lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya, Zhenwu 810E.
Zhenwu M890 dibekali memori GPU sebesar 144 GB dan bandwidth antar-chip mencapai 800 GB per detik. Chip ini juga mendukung berbagai format presisi data, mulai dari FP32 hingga FP4 untuk meningkatkan efisiensi pelatihan maupun inferensi AI.
Selain itu, T-Head juga meluncurkan ICN Switch 1.0, chip jaringan khusus yang dirancang untuk menciptakan koneksi berkecepatan tinggi dan latensi rendah pada pusat komputasi AI berskala besar.
Alibaba menyatakan teknologi AI dan chip terbarunya telah digunakan luas di berbagai sektor industri. Hingga saat ini, lebih dari 560 ribu unit chip Zhenwu telah dikirimkan ke berbagai perusahaan di lebih dari 20 sektor industri, termasuk otomotif dan layanan keuangan.
Melalui pengembangan teknologi tersebut, Alibaba menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem AI global dan mendukung transformasi digital perusahaan melalui layanan cloud dan komputasi cerdas.







