DRIVE Rilis Mantra Versi Inggris, Kisah Romantis London Bikin Penggemar Terpukau Seketika

HIBURAN, Lifestyle89 Dilihat

JAKARTA, SINKAP.info —Grup musik DRIVE kembali merilis karya terbaru dengan menghadirkan single dwibahasa berjudul “Mantra”. Setelah merilis versi Bahasa Indonesia pada Maret 2026 lalu, kini DRIVE memperkenalkan “Mantra (English Version)” yang telah tersedia di seluruh platform streaming digital.

Perilisan lagu tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju album kedelapan DRIVE yang digawangi Axl (vokal), Bhusdeq (gitar), Dygo (bass), dan Rudi (drum).

Sebenarnya, penggunaan lirik berbahasa Inggris bukan hal baru bagi DRIVE. Tren tersebut sudah dimulai sejak album keempat melalui lagu “Undeniable” dan “To Be In Love”, kemudian berlanjut lewat sejumlah lagu lain seperti “Gimme Your Love”, “A Song For Brokenhearts”, “Love Can Be So Rough”, “Revival”, hingga “To Be In Love” featuring Ifa Nasution.

Komposer lagu “Mantra”, Bhusdeq, mengatakan ide awal lagu tersebut sebenarnya ditulis dalam Bahasa Indonesia sebelum akhirnya berkembang menjadi dua versi berbeda.

MENARIK DIBACA:  Grup 3Rasa Siap Meriahkan HUT Bhayangkara ke-79 di Mamuju

“Ada begitu banyak ide lirik ketika saya pertama kali memainkan lagu ini untuk mereka. Awalnya liriknya berbahasa Indonesia, tetapi kemudian saya juga menulis versi bahasa Inggris. Selama sesi rekaman, saya memutuskan untuk merekam keduanya,” ujar Bhusdeq.

Ia menjelaskan, meski memiliki tema yang sama, kedua versi lagu tersebut menghadirkan sudut cerita berbeda mengenai hubungan percintaan.

“Yang dimaksud ‘Mantra’ dalam lagu ini adalah perekat dalam sebuah hubungan cinta. Perekat tak kasat mata yang membuat dua persona saling butuh dan sayang,” katanya.

Menurut Bhusdeq, versi Bahasa Inggris menceritakan fase awal hubungan asmara, sedangkan versi Bahasa Indonesia menggambarkan kisah cinta yang telah berjalan lebih dalam.

Selain lagu, DRIVE juga menghadirkan video musik yang mengambil latar Kota London, Inggris. Video tersebut disutradarai oleh Budi Hendrix dengan melibatkan pasangan Griska dan suaminya asal Inggris, Sean.

MENARIK DIBACA:  Dr. Bakhrul Khair Ditunjuk Sekretaris Pleno Munas IKA UNAIR 2025–2029

Melalui visual bernuansa romantis dengan panorama kota London, video musik “Mantra (English Version)” disebut selaras dengan lirik lagu yang mengangkat kisah jatuh cinta dan keterikatan emosional antar pasangan.

Pada video musik tersebut, cerita dari versi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris digabungkan menjadi satu alur yang saling melengkapi.

“Mantra (English Version)” diproduseri Bhusdeq sebagai komposer sekaligus penata musik. Proses rekaman dilakukan di Darling Studio bersama recording engineer Ipul, sementara mixing dan mastering dikerjakan Bhusdeq di STUL Studio.

Video musik resmi “Mantra (English Version)” kini juga telah dirilis melalui kanal YouTube Drive Indonesia.