Bhabinkamtibmas Sungai Cina Dampingi Budidaya 1.000 Ikan Mujair Demi Ketahanan Pangan Warga

MERANTI, SINKAP.info – Bhabinkamtibmas Desa Sungai Cina, Brigadir Harianto, melakukan pengecekan kelompok budidaya ikan mujair “Sumber Rezeki” di Jalan Mahmud RT 09 RW 02 Dusun 2, Desa Sungai Cina, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan masyarakat desa.

Kelompok budidaya ikan yang diketuai Daroji itu saat ini membina sekitar 1.000 bibit ikan mujair. Budidaya tersebut diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian warga setempat.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH melalui Kapolsek Rangsang Barat IPTU Ahmad Fauzi Menara, S.Pd mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan ketersediaan sumber protein hewani yang mudah dijangkau dan terjangkau oleh masyarakat.

MENARIK DIBACA:  Peringatan Hari Bhayangkara ke-78, Asmar Ucapkan Terima Kasih untuk Polri

Menurutnya, budidaya ikan mujair juga memiliki manfaat dalam mendukung pemenuhan gizi keluarga serta membantu mencegah stunting pada anak.

“Kelompok ternak lokal diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi kerakyatan serta mendorong kemandirian masyarakat,” ujar Ahmad Fauzi.

Selain melakukan pengecekan, Bhabinkamtibmas juga memberikan pendampingan dan edukasi kepada kelompok budidaya terkait pengelolaan kolam, pemberian pakan, hingga pencegahan penyakit ikan.

Kapolsek menambahkan, pihak kepolisian turut menjaga situasi keamanan dan ketertiban di sekitar lokasi budidaya agar aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar.

MENARIK DIBACA:  Pemprov Riau Gelar Safari Gemarikan dan Serahkan Bantuan Alat Tangkap Ikan untuk Nelayan Meranti

“Bhabinkamtibmas juga berperan membangun sinergi dengan pemerintah desa dan penyuluh perikanan agar program budidaya ikan dapat berjalan baik dan berkelanjutan,” katanya.

Dari hasil pengecekan, budidaya ikan mujair dinilai memiliki prospek yang cukup baik karena mudah beradaptasi dengan lingkungan dan memiliki masa panen relatif singkat.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan Polri dalam memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat pedesaan.