Sekjen ATR/BPN Minta Semua Pihak Aktif, Proyek ILASPP Dikebut Atasi Kendala

NASIONAL62 Dilihat

JAKARTA, SINKAP.infoDalu Agung Darmawan menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh pihak dalam mendukung kelancaran pelaksanaan proyek Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP).

Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Kick Off Implementation Support Mission ILASPP di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

“Ibu dan Bapak sekalian, kami minta partisipasi aktif dari setiap satuan kerja untuk berkomunikasi dan berdiskusi secara intensif agar kendala dalam pelaksanaan ILASPP dapat diatasi,” ujarnya.

Kegiatan Implementation Support Mission ini dijadwalkan berlangsung pada 20–28 April 2026. Forum tersebut menjadi sarana evaluasi menyeluruh terhadap progres pelaksanaan proyek, termasuk identifikasi tantangan strategis serta penyusunan langkah percepatan implementasi.

ILASPP merupakan proyek kolaborasi lintas kementerian dan lembaga yang dirancang berjalan selama periode 2025–2029. Program ini juga mendapat dukungan pendanaan dari World Bank.

MENARIK DIBACA:  Tragis! Terapis Spa Berusia 14 Tahun Tewas Diduga Jatuh dari Lantai 5

Menurut Dalu Agung, sejumlah target fisik untuk tahun 2026 telah ditetapkan, namun pelaksanaannya masih memerlukan percepatan. Ia menegaskan bahwa proyek ini merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga dari sisi akuntabilitas dan kualitas.

“Harapan kami, ILASPP tidak hanya memberikan manfaat nyata, tetapi juga memperkuat pengelolaan pertanahan dan tata ruang di Indonesia,” jelasnya.

Perwakilan World Bank, Willem van der Muur, mengapresiasi kinerja seluruh satuan kerja dan mitra yang terlibat dalam proyek tersebut. Ia menilai ILASPP menjadi salah satu proyek dengan capaian terbaik dalam portofolio Bank Dunia di Indonesia.

MENARIK DIBACA:  Moody’s Ubah Outlook Indonesia, Pemerintah Bicara Danantara dan Tegaskan Fundamental Ekonomi Kuat

Dalam forum tersebut, Willem juga menyoroti sejumlah tantangan yang perlu dibahas secara terbuka guna meningkatkan kualitas pelaksanaan ke depan.

“Untuk menjaga momentum anggaran dan pelaksanaan, kami berharap proses ini dapat segera diselesaikan. World Bank siap mendukung,” katanya.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan perwakilan kementerian/lembaga, di antaranya Dirjen Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang Virgo Eresta Jaya, Direktur Unit Manajemen ILASPP Andi Tenri Abeng, serta perwakilan Badan Informasi Geospasial, Kementerian Dalam Negeri, dan Bappenas.

Melalui sinergi lintas sektor ini, pemerintah berharap implementasi ILASPP dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi tata kelola pertanahan dan perencanaan ruang di Indonesia.