Jangan Lakukan Skip Challenge
Skip Challenge mengakibatkan kematian. Jangan pernah mencoba dan melakukannya!!!

STYLE, Sinkap.info Skip Challenge, permainan yang dimainkan oleh anak-anak seumuran SD hingga remaja SMA yang saat ini menjadi viral dimedia sosial. Beberapa video di media sosial menayangkan cara bermain skip challenge dan tersebar luas dikonsumsi oleh anak-anak dan remaja.  Permainan yang bisa dikatakan memiliki resiko tinggi ini menjadi tantangan baru yang mereka anggap suatu keseruan untuk dipermainkan.

Secara singkat permainan ini dilakukan dengan cara memberikan tekanan didada  dengan dorongan sekeras mungkin sehingga kerja jantung  tidak teratur dan menghambat pernapasan akibatnya suplai Oksigen ke otak menjadi tidak tercukupi (hipoksia). Keadaan kekurangan asupan oksigen ke otak memberikan efek kejang dan keadaan tidak sadar (pingsan) beberapa menit kepada sikorban yang rela melakukan permainan Skip Challenge tersebut.

MENARIK DIBACA:  Menyinkap Coronavirusl 2019-nCoV, Virus Spektakuler yang Muncul Dari Cina

Bahayanya permainan ini bisa mengakibat kerusakan dan kematian sel otak karena tidak mendapat suplai oksigen dalam beberapa menit, Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Rumah sakit harapan kita menjelaskan apabila hipoksia terjadi selama 4 menit akan mengakibatkan kerusakan yang bersifat permanen. Kerusakan sel otak bisa mengakibatkan terjadinya kecacatan fisik, kelumpuhan hingga stroke. Dr Michael McKenna mengatakan permainan yang sudah dimainkan sejak tahun 1995 dan pernah menjadi trend kekinian di Inggris pada tahun 2005 berdampak terhadap resiko parah yakni kematian.

Trend permainan yang  berbahaya dan mengancam kehidupan ini menjadi tantangan dan keseruan dikalangan pelajar dari SD hingga SMA, menurut kutipan Health-Liputan6.com ada beberapa alasan menjadi ketertarikan untuk dilakukan kalangan pelajar karena tantangan ini bisa membuat pelakunya ketagihan. Tanpa berfikir dan kurangnya kesadaran dan pengetahuan pelajar terhadap dampak permainan Skip Challenge yang bisa membawa kematian. Peran orang tua dan guru harus selalu mengawasi serta memberikan edukasi dan peringatan kepada anaknya untuk tidak melakukan permainan Skip Challenge.

Isu permainan Skip Challenge yang berbahaya mendapat tanggapan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy melarang keras siswa melakukan skip challenge   “Permainan skip challenge sangat berbahaya bagi siswa dan ini harus diberikan larangan keras. Guru dan kepala sekolah perlu memberikan perhatian terhadap aktivitas siswa di lingkungan sekolah,” tegas Muhadjir dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com. (admin)

MENARIK DIBACA:  17 Khasiat Air Cucian Beras Untuk Kesehatan Dan Kecantikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here