Program Art dan AI Hong Kong Buka Peluang Beasiswa Pemimpin Muda

GLOBAL, TEKNOLOGI171 Dilihat

SINGAPURA, SINKAP.info – Program Next Generation Philanthropy Leadership Program (NGPLP) 2026 resmi membuka pendaftaran bagi generasi muda Asia yang memiliki minat pada inovasi sosial, kewirausahaan, dan teknologi. Memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya, program ini mengusung tema “Art + AI for Social Good” dan akan digelar di Universitas Hong Kong (HKU) pada musim panas 2026.

Program yang digagas Good Soil Foundation tersebut bertujuan membekali peserta dengan keterampilan kecerdasan buatan (AI), kreativitas berbasis seni, serta kemampuan kepemimpinan untuk menciptakan solusi atas berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat.

Sejak pertama kali diluncurkan pada 2024, program ini telah melibatkan hampir 100 pelajar berprestasi dari berbagai negara Asia. Mayoritas peserta memberikan respons positif terhadap pengalaman belajar yang menggabungkan teori, praktik lapangan, dan pengembangan proyek sosial.

Direktur Program dari ARM, perusahaan teknologi semikonduktor yang berafiliasi dengan Universitas Cambridge, Richard Buttrey, mengatakan generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan sosial.

“Anak muda mungkin belum memiliki sumber daya finansial yang besar, tetapi mereka memiliki rasa keadilan dan kepedulian sosial yang kuat. Potensi inilah yang perlu diberi ruang untuk berkembang,” ujarnya.

MENARIK DIBACA:  Krisis Air Global Tak Kenal Batas, Malaysia Pimpin Seruan Kolaborasi Internasional di Paris

Program sebelumnya telah diselenggarakan di National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University (NTU) dengan dukungan Kementerian Kebudayaan, Komunitas, dan Pemuda Singapura (MCCY). Berbagai proyek sosial yang lahir dari program tersebut berhasil memperoleh pendanaan awal dan pendampingan lanjutan.

Beberapa di antaranya adalah proyek Silver Sayang yang berfokus mengurangi kesepian lansia serta NourishMind, platform berbasis AI yang mendukung kesehatan mental dan mindfulness.

Untuk penyelenggaraan tahun 2026, panitia akan memilih 50 peserta terbaik berusia 14 hingga 20 tahun dari berbagai negara. Mereka akan mengikuti program intensif selama lima hari yang mencakup pelatihan kewirausahaan sosial, pengembangan model bisnis berkelanjutan, hingga kompetisi inovasi berbasis teknologi dan seni.

Peserta juga akan mendapatkan kesempatan mengikuti lokakarya yang dipandu para ahli di bidang kecerdasan buatan, kepemimpinan, komunikasi publik, serta perancangan proyek sosial. Selain itu, mereka akan mengunjungi berbagai organisasi sosial dan komunitas di Hong Kong guna memahami langsung berbagai isu kesejahteraan masyarakat.

MENARIK DIBACA:  Roadshow 1win Bawa Semangat IPL 2025 dari Mumbai ke New Delhi

Salah satu agenda utama program adalah Art + AI Creative Challenge, kompetisi antarpeserta untuk menciptakan solusi inovatif yang memberikan dampak sosial. Tim terbaik akan memperoleh pendanaan awal dan pendampingan langsung guna mengembangkan proyek mereka menjadi program nyata yang berkelanjutan.

Selain program utama, penyelenggara juga menyediakan skema bantuan penuh bagi peserta dari wilayah kurang mampu, termasuk pelajar dari daerah terpencil di China dan kelompok rentan dari berbagai negara. Beasiswa tersebut mencakup biaya perjalanan, akomodasi, serta seluruh kegiatan selama program berlangsung.

Good Soil Foundation menyatakan bahwa program ini dirancang untuk melahirkan generasi pemimpin masa depan yang tidak hanya memiliki kemampuan teknologi, tetapi juga kepedulian sosial dan perspektif global dalam menghadapi tantangan dunia yang terus berkembang.

Pendaftaran Program Next Generation Philanthropy Leadership Program 2026 dibuka hingga seluruh kuota peserta terpenuhi. Seluruh peserta yang lolos seleksi akan memperoleh beasiswa penuh untuk mengikuti rangkaian kegiatan di Hong Kong.