110 Calon Haji Meranti Dilepas Haru, Bupati Asmar Beri Pesan Penting Kesehatan Ibadah

MERANTI, SINKAP.info – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar doa restu sekaligus prosesi adat ketik tepung tawar bagi jemaah calon haji tahun 2026. Kegiatan berlangsung khidmat di Gedung Afifa Futsal, Jalan Banglas, Selatpanjang, Minggu (26/4/2026).

Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diperoleh para jemaah untuk menunaikan ibadah haji. Ia menyebut para jemaah sebagai tamu Allah SWT yang telah mendapat panggilan mulia untuk menunaikan rukun Islam kelima.

“Ini merupakan kebahagiaan bagi kita semua. Semoga perjalanan ini diberkahi dan seluruh jemaah kembali dengan predikat haji yang mabrur,” ujarnya.

Asmar juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci, mengingat kondisi cuaca yang cukup panas. Ia meminta para jemaah memperbanyak konsumsi air putih, mengurangi aktivitas yang tidak perlu, serta tetap fokus menjalankan ibadah dengan niat yang tulus.

MENARIK DIBACA:  Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil SH, MM dengan Leguin Veteran RI dan Paskibraka

“Jaga kesehatan, kurangi aktivitas yang tidak perlu, dan perbanyak ibadah. Luruskan niat semata-mata karena Allah SWT,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Surasman, menyampaikan jumlah jemaah calon haji tahun ini sebanyak 110 orang, terdiri dari 47 laki-laki dan 63 perempuan yang berasal dari berbagai kecamatan.

Ia menambahkan, pelaksanaan haji tahun ini menjadi momen penting karena berada di bawah naungan Kementerian Haji dan Umrah, meskipun tetap berkoordinasi dengan Kementerian Agama.

“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lancar dan lebih baik dari tahun sebelumnya,” ungkapnya.

MENARIK DIBACA:  Plt Bupati Asmar Ikuti Panen Raya Padi di Desa Sendaur

Perwakilan jemaah calon haji, Darus Amin, turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan, mulai dari tahap persiapan hingga keberangkatan dan pemulangan.

“Kami sangat bersyukur atas perhatian pemerintah daerah. Semoga segala kebaikan ini menjadi amal ibadah dan daerah kita semakin maju dan diberkahi,” ucapnya.

Acara ditutup dengan doa bersama serta prosesi ketik tepung tawar, tradisi adat Melayu yang melambangkan restu dan keselamatan bagi para jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, kepala OPD, tokoh adat, tokoh agama, serta para calon jemaah haji beserta keluarga.