MEDAN, SINKAP.info – Komitmen Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dalam mendukung misi kemanusiaan kembali mendapat pengakuan. Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., menerima penghargaan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Utara atas kontribusinya dalam mendukung penanganan tanggap darurat bencana di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Musyawarah Provinsi (Musprov) XII PMI Provinsi Sumatera Utara yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Medan, Kamis (23/7/2026). Bupati Maya hadir didampingi Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terhadap penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan PMI dalam meningkatkan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.
Musprov XII PMI Sumatera Utara digelar selama dua hari, 23–24 Juli 2026, dengan mengusung tema “PMI Provinsi Sumatera Utara yang Profesional, Mandiri, dan Dicintai Masyarakat dalam Pelayanan Kemanusiaan.” Agenda tersebut menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan PMI Sumatera Utara pada masa bakti berikutnya.
Pembukaan Musprov dilakukan oleh Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara, Basarin Yunus Tanjung. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya memperkuat kapasitas PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang memiliki peran vital dalam berbagai situasi darurat, mulai dari penanggulangan bencana hingga pelayanan kesehatan masyarakat.
Menurut Basarin, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada PMI dalam memperkuat layanan donor darah, pendidikan dan pembinaan kerelawanan, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana, serta berbagai program kemanusiaan lainnya.
Ia menilai tantangan kemanusiaan di masa depan akan semakin kompleks sehingga membutuhkan kerja sama yang erat dari seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, PMI, dunia usaha, perguruan tinggi, media massa, serta seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat.
“Tantangan kemanusiaan di masa depan tidak mungkin dihadapi sendiri, melainkan harus dijawab dengan semangat gotong royong dan kebersamaan,” ujar Basarin Yunus Tanjung.
Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Sumatera Utara, Rahmat Shah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus PMI, relawan, pemerintah daerah, dunia usaha, dan berbagai pihak yang selama ini telah mendukung pelaksanaan program-program kemanusiaan PMI sepanjang masa bakti 2021–2026.
Ia mengatakan dukungan tersebut menjadi modal penting bagi PMI untuk terus meningkatkan profesionalisme organisasi sekaligus memperluas kepercayaan masyarakat terhadap berbagai layanan kemanusiaan yang dijalankan.
Menurut Rahmat Shah, keberhasilan PMI dalam menjalankan berbagai misi kemanusiaan tidak terlepas dari sinergi yang terbangun dengan pemerintah daerah maupun para mitra strategis di berbagai sektor.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dalam mendukung penanganan tanggap darurat bencana di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah bersama PMI Provinsi Sumatera Utara.
Selain penghargaan kepada kepala daerah, PMI Kabupaten Labuhanbatu juga memperoleh penghargaan yang diterima oleh Kris Hardianto. Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung pelaksanaan operasi kemanusiaan bersama PMI Provinsi Sumatera Utara pada penanganan bencana di wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, PMI Kabupaten Labuhanbatu, dan PMI Provinsi Sumatera Utara dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Kolaborasi tersebut dinilai menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah daerah bersama organisasi kemanusiaan mampu bergerak cepat dalam merespons situasi darurat, mulai dari penyaluran bantuan hingga pendampingan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Selain menjadi forum organisasi, Musprov XII PMI Sumatera Utara juga dirangkaikan dengan pemberian apresiasi kemanusiaan kepada relawan dan mitra PMI yang dinilai berkontribusi aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan penanggulangan bencana.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Utara, jajaran pengurus PMI Pusat, pengurus PMI kabupaten/kota se-Sumatera Utara, para relawan, mitra kemanusiaan, serta sejumlah kepala daerah dan perwakilan pemerintah kabupaten/kota.
Melalui momentum Musprov XII PMI Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu berharap sinergi bersama PMI dapat terus diperkuat sehingga pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat semakin cepat, tanggap, profesional, dan mampu menjawab berbagai tantangan kebencanaan maupun kondisi darurat yang terjadi di masa mendatang.







