Kereta Cepat Hanoi–Quang Ninh Diluncurkan, Waktu Tempuh Dipangkas Jadi 23 Menit Saja

GLOBAL142 Dilihat

QUANG NINH, SINKAP.info — Proyek kereta cepat yang menghubungkan Hanoi dan Quang Ninh resmi diluncurkan, Minggu (12/4/2026), sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur transportasi modern di Vietnam.

Proyek strategis ini digagas oleh Vingroup melalui anak usahanya, VinSpeed High-Speed Railway Investment and Development, dengan nilai investasi mencapai lebih dari 147 triliun dong atau sekitar 5,6 miliar dolar AS.

Jalur kereta cepat sepanjang 120,2 kilometer ini akan menghubungkan empat wilayah, yakni Hanoi, Bac Ninh, Hai Phong, dan Quang Ninh. Kereta dirancang memiliki kecepatan maksimum hingga 350 kilometer per jam, sehingga mampu memangkas waktu tempuh dari lebih dari dua jam menjadi sekitar 23 menit.

Peluncuran proyek ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi Vietnam, termasuk Perdana Menteri Le Minh Hung, serta jajaran pemerintah pusat dan daerah.

MENARIK DIBACA:  Money20/20 Asia 2026 Siap Digelar, Fintech Fokus Dampak Kemanusiaan

Ketua Komite Rakyat Provinsi Quang Ninh, Bui Van Khang, menyebut proyek ini sebagai langkah besar dalam pengembangan infrastruktur nasional yang melibatkan sektor swasta.

“Proyek ini menunjukkan komitmen kuat investor sekaligus memperkuat peran sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur strategis,” ujarnya.

Kereta cepat ini akan menggunakan sistem rel ganda berstandar internasional dengan teknologi mutakhir, termasuk sistem sinyal dan komunikasi dari Siemens Mobility, yang juga akan mendukung transfer teknologi selama masa operasional.

Rute kereta akan dimulai dari Stasiun Co Loa di Hanoi dan berakhir di Stasiun Ha Long di Quang Ninh, dengan sejumlah stasiun antara di Bac Ninh, Hai Phong, dan kawasan Yen Tu.

MENARIK DIBACA:  DHL Latih Tim Tanggap Bencana di India, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Alam

Proyek ini ditargetkan rampung dan mulai beroperasi secara komersial pada 2028. Selain mempercepat mobilitas, proyek ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan utara Vietnam.

CEO Vingroup, Nguyen Viet Quang, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur modern.

“Proyek ini menjadi langkah penting dalam membangun sistem transportasi berstandar internasional yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” katanya.

Selain proyek ini, VinSpeed sebelumnya juga menggarap jalur kereta cepat Ben Thanh–Can Gio di Ho Chi Minh City, yang dijadwalkan selesai pada 2028.

Pengembangan jaringan kereta cepat di wilayah utara dan selatan ini dinilai menjadi fondasi penting bagi Vietnam dalam memperkuat daya saing ekonomi dan konektivitas nasional di masa depan.