400 Elite Dunia Berkumpul di Hong Kong, Tegaskan Kota Jadi Pusat Kekayaan Global

Bisnis, GLOBAL60 Dilihat

HONG KONG, SINKAP.info — Ajang Wealth for Good in Hong Kong Summit 2026 resmi ditutup pada 24 Maret 2026, menegaskan posisi Hong Kong sebagai salah satu pusat utama global bagi pengelolaan kekayaan keluarga (family office).

Forum edisi keempat yang mengusung tema Building Lasting Legacies ini diikuti lebih dari 400 pengambil keputusan family office, penerus generasi, serta pemimpin industri dari berbagai kawasan dunia, termasuk Asia, Eropa, Amerika, Timur Tengah, hingga Afrika.

Kegiatan yang diselenggarakan bersama oleh Financial Services and the Treasury Bureau dan Invest Hong Kong ini membahas berbagai isu strategis, mulai dari pengelolaan kekayaan lintas generasi, nilai budaya, inovasi teknologi, hingga filantropi.

Menteri Keuangan Hong Kong, Paul Chan, dalam sambutannya menegaskan bahwa Hong Kong menawarkan stabilitas dan peluang bagi investor global di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

MENARIK DIBACA:  Perusahaan Bioteknologi Tiongkok Ekspansi Strategis di Pasar Asia Pasifik

“Hong Kong bukan hanya tempat yang aman, tetapi juga pusat peluang bisnis dan pertumbuhan bagi keluarga global,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Hong Kong, Michael Wong, menilai Hong Kong memiliki keunggulan melalui sistem hukum yang kuat, ekonomi terbuka, serta arus modal yang bebas, sehingga menjadi basis ideal untuk diversifikasi investasi.

Pandangan serupa disampaikan Sekretaris Layanan Keuangan dan Perbendaharaan, Christopher Hui, yang menekankan pentingnya stabilitas, keamanan, dan ekosistem yang matang dalam mendukung pertumbuhan kekayaan lintas generasi.

Dalam forum tersebut, berbagai diskusi digelar, termasuk panel tentang tata kelola family office, pembangunan merek lintas generasi, hingga pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dan robotika untuk masa depan investasi.

MENARIK DIBACA:  Hinomi Dari Singapura Jadi Pemimpin Dunia Kursi Ergonomis Terbaik Forbes 30

Sejumlah tokoh global turut berbagi pandangan, termasuk pendiri Yao Foundation dan mantan bintang NBA Yao Ming, yang menilai Hong Kong sebagai titik temu budaya Timur dan Barat yang mendorong inovasi.

Selain itu, pelaku industri juga menyoroti peran teknologi dalam transformasi sektor kesehatan dan investasi, serta pentingnya filantropi dalam membangun warisan berkelanjutan.

Rangkaian acara ditutup dengan jamuan gala di tepi Victoria Harbour, yang menjadi ajang pertukaran gagasan dan penjajakan kolaborasi lintas sektor.

Melalui diskusi dan kolaborasi yang terjalin, forum ini semakin memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat global family office, sekaligus hub strategis untuk pengelolaan kekayaan, inovasi, dan penciptaan nilai jangka panjang.