Filipina Geger! 2.500 Taksi Listrik Meluncur, Transportasi Masa Depan Resmi Dimulai

TEKNOLOGI288 Dilihat

ANTIPOLO CITY, SINKAP.infoGreen Xentro resmi meluncurkan tahap awal armada 2.500 taksi listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) di Provinsi Rizal, Filipina. Peluncuran ini merupakan hasil kerja sama strategis dengan platform mobilitas global Green GSM.

Langkah tersebut menjadi salah satu implementasi taksi listrik terbesar di Filipina hingga saat ini, sekaligus model ekspansi berbasis kemitraan untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di pasar berkembang.

Program ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Xentro Group dan Green GSM yang ditandatangani pada Oktober 2025. Awalnya dirancang untuk 2.000 unit, jumlah armada kemudian ditingkatkan menjadi 2.500 unit, mencerminkan kepercayaan dan komitmen jangka panjang kedua pihak.

Model Kemitraan dan Teknologi Terintegrasi

Dalam skema ini, Green Xentro bertanggung jawab atas operasional di lapangan, termasuk manajemen pengemudi dan adaptasi pasar lokal. Sementara Green GSM menyediakan platform mobilitas listrik terintegrasi yang mencakup kendaraan, infrastruktur teknologi, serta standar layanan global.

MENARIK DIBACA:  SUNeVision Raih Penghargaan Ganda di UNSDG Achievement Awards Hong Kong 2025

Seluruh armada dilengkapi teknologi pemantauan real-time, termasuk GPS, CCTV, dashcam, serta tombol darurat yang terhubung ke pusat pemantauan 24 jam. Selain itu, seluruh kendaraan juga dilindungi asuransi komprehensif untuk meningkatkan aspek keselamatan dan keandalan layanan.

Penumpang dapat mengakses layanan melalui aplikasi digital maupun pemanggilan langsung di jalan, dengan sistem tarif transparan serta berbagai pilihan pembayaran.

Tingkatkan Profesionalisme Pengemudi

Dari sisi tenaga kerja, program ini memperkenalkan sistem pengemudi bergaji tetap guna meningkatkan stabilitas pendapatan dan profesionalisme di sektor transportasi. Pengemudi akan menerima gaji bulanan, insentif berbasis kinerja, serta pelatihan terstruktur terkait keselamatan dan operasional kendaraan listrik.

CEO Green Xentro, Noel M. Ignacio, menyebut inisiatif ini sebagai investasi jangka panjang dalam membangun sistem transportasi yang lebih andal dan berkelanjutan.

MENARIK DIBACA:  SMU Resmi Luncurkan ResWORK, Perkuat Ketahanan Tenaga Kerja Hadapi Disrupsi AI

Sementara itu, Managing Director Green GSM Asia Tenggara, Dao Quy Phi, menilai proyek ini sebagai tahap awal dari model mobilitas hijau yang dapat diperluas secara global dengan pendekatan kolaborasi lokal.

Dorong Ekonomi dan Lingkungan

Selain meningkatkan layanan transportasi, kehadiran armada listrik ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja serta pengembangan ekosistem kendaraan listrik, termasuk jaringan pengisian daya.

Sebagai armada tanpa emisi, program ini turut mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi polusi udara dan mendorong transisi energi bersih di kawasan perkotaan.

Ke depan, ekspansi armada akan dilanjutkan ke wilayah Metro Manila dan sekitarnya, menjadikan Filipina sebagai salah satu pasar penting dalam pengembangan mobilitas listrik di Asia Tenggara.