Wabup Muzamil Buka Bimtek, Peserta Disiapkan Jadi Penulis Cerita Anak Dwibahasa Nasional

MERANTI, SINKAP.info – Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penulisan Cerita Anak Dwibahasa (Bahasa Melayu dan Bahasa Indonesia) di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kepulauan Meranti, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan yang merupakan hasil kerja sama Balai Bahasa Provinsi Riau dan LAMR Kepulauan Meranti ini bertujuan mendorong lahirnya karya cerita anak yang menarik sekaligus berperan dalam pelestarian bahasa daerah.

Dalam sambutannya, Muzamil menegaskan pentingnya penguatan literasi anak di tengah arus globalisasi. Menurutnya, kemampuan literasi tidak hanya mencakup bahasa Indonesia, tetapi juga bahasa daerah sebagai warisan budaya serta bahasa asing sebagai bekal menghadapi perkembangan zaman.

“Literasi anak-anak harus terus ditingkatkan, tidak hanya dalam bahasa Indonesia, tetapi juga bahasa daerah dan bahasa asing,” ujarnya.

MENARIK DIBACA:  PKK Kepulauan Meranti Gelar Penyuluhan Kesehatan Gratis dan Pembagian Takjil Ramadhan

Ia menambahkan, cerita anak berbasis bahasa daerah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter serta memperkuat identitas budaya sejak dini.

“Cerita anak berbasis bahasa daerah efektif menanamkan nilai kearifan lokal dan memperkuat identitas budaya, sekaligus mendukung pembelajaran bahasa Melayu,” katanya.

Muzamil berharap peserta bimtek dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk meningkatkan keterampilan menulis dan menghasilkan karya berkualitas.

“Ikuti kegiatan ini dengan penuh semangat, aktif berdiskusi, dan tingkatkan kemampuan menulis. Semoga hasilnya memberi manfaat bagi dunia pendidikan dan literasi anak,” harapnya.

Bimtek tersebut diikuti sebanyak 30 peserta yang terdiri dari guru, mahasiswa, dan siswa. Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai 1 hingga 2 April 2026.

Sementara itu, Ketua Umum DPH LAMR Kepulauan Meranti, Datuk Afrizal Cik, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

MENARIK DIBACA:  Polres dan Pemkab Kampanyekan Penggunaan dan Pembagian Masker Serentak

Ia menyebut, peserta yang mengikuti kegiatan akan difasilitasi untuk menghasilkan karya tulis yang berpotensi dipublikasikan di tingkat nasional.

“Kepada peserta, ikuti kegiatan ini dengan serius. Nanti akan kita fasilitasi 13 karya tulis untuk bisa bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, Dr. Umi Kulsum, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD).

Menurutnya, program tersebut juga mencakup penguatan literasi kebahasaan dan kesastraan, serta upaya penginternasionalan dan penguatan kedaulatan Bahasa Indonesia.

“Kami terus berupaya meningkatkan literasi anak melalui penyediaan buku bacaan yang berkualitas dan diminati anak-anak,” jelasnya.