Presiden Prabowo Resmikan 218 Jembatan di Indonesia, Ingatkan Rakyat Waspadai Situasi Global

NASIONAL97 Dilihat

JAKARTA, SINKAP.info — Presiden Prabowo Subianto meresmikan sebanyak 218 jembatan yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Peresmian dilakukan secara virtual dari Hambalang, Bogor, Senin (9/3/2026), sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas dan akses masyarakat di daerah.

Ratusan jembatan tersebut dibangun oleh TNI dalam waktu sekitar dua setengah bulan untuk membantu masyarakat di wilayah terpencil maupun daerah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses transportasi.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI yang dinilai mampu menyelesaikan pembangunan jembatan dalam waktu relatif singkat.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat penting bagi masyarakat, terutama untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, serta mobilitas warga di berbagai daerah.

MENARIK DIBACA:  Menteri Nusron Lepas 500 Mahasiswa UIN Pekalongan KKN Petakan 2.093 Bidang Tanah

“Jembatan ini sangat penting bagi rakyat kita, terutama di daerah yang selama ini sulit dijangkau. Dengan adanya jembatan, masyarakat bisa beraktivitas dengan lebih aman dan lancar,” ujar Presiden.

Ia juga menyoroti kondisi masyarakat di beberapa wilayah yang sebelumnya harus menghadapi risiko tinggi saat menyeberangi sungai atau medan sulit, termasuk anak-anak yang pergi ke sekolah.

Presiden berharap keberadaan jembatan tersebut dapat meningkatkan keselamatan serta mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Selain membahas pembangunan infrastruktur, Presiden juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh dinamika global yang sedang terjadi.

Menurutnya, situasi geopolitik dunia, termasuk konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah, perlu disikapi dengan bijak oleh masyarakat Indonesia.

MENARIK DIBACA:  Kunjungan Presiden RI ke Bengkalis, Mangrove Menjadi Perhatian Khusus

Presiden mengimbau masyarakat agar tetap menjaga stabilitas nasional dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, khususnya yang beredar di media sosial.

“Kita harus tetap tenang, menjaga persatuan, dan fokus membangun bangsa kita sendiri,” katanya.

Pemerintah, lanjut Presiden, akan terus memantau perkembangan situasi internasional sekaligus memastikan pembangunan di dalam negeri tetap berjalan demi kesejahteraan masyarakat.

Peresmian 218 jembatan tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.