Louis Vuitton Sulap Gerai Hong Kong Jadi Stasiun Kereta Mewah, Rayakan 130 Tahun Monogram

GLOBAL, Lifestyle66 Dilihat

HONG KONG, SINKAP.info – Rumah mode mewah Louis Vuitton menghadirkan instalasi fasad bertema stasiun kereta api di gerai Louis Vuitton Central Station – The Landmark, Hong Kong, pada Oktober 2026. Instalasi ini mengangkat tema Art of Travel atau seni perjalanan yang menjadi bagian penting dari sejarah dan identitas merek tersebut.

Fasad bangunan diubah menjadi gambaran stasiun kereta megah yang terinspirasi dari romantisme perjalanan dan era keemasan transportasi kereta api. Instalasi ini juga menampilkan motif Monogram khas Louis Vuitton untuk memperingati 130 tahun Monogram.

Konsep tersebut menjadi penghormatan terhadap sejarah panjang Louis Vuitton dalam dunia perjalanan sekaligus merujuk pada perkembangan sistem transportasi Hong Kong. Melalui perpaduan warisan merek, imajinasi, dan desain arsitektur, instalasi ini dirancang menjadi daya tarik visual baru di tengah kota.

Angkat sejarah perjalanan dan warisan Monogram

Instalasi yang diperkenalkan pada Oktober 2026 ini melanjutkan rangkaian dekorasi fasad ikonik Louis Vuitton di sejumlah kota dunia. Sebelumnya, rumah mode tersebut menghadirkan instalasi serupa di Champs-Élysées, Paris, pada September 2023, New York pada November 2024, serta Shanghai pada Juni 2025.

MENARIK DIBACA:  10 Cara Jitu Mencintai Diri Sendiri untuk Hidup Lebih Bahagia

Dalam proyek di Hong Kong ini, Louis Vuitton menggabungkan tema perjalanan dengan karakter khas kota yang dikenal memiliki sejarah transportasi yang luas. Desain stasiun kereta dipilih untuk menghadirkan suasana perjalanan klasik sekaligus memperkuat hubungan merek dengan dunia eksplorasi.

Perayaan 130 tahun Monogram menjadi salah satu unsur utama instalasi tersebut. Motif ikonis itu menghiasi desain fasad sebagai representasi warisan dan identitas Louis Vuitton yang telah berkembang selama lebih dari satu abad.

Material instalasi akan digunakan kembali

Selain mengedepankan aspek visual, Louis Vuitton menyatakan bahwa material yang digunakan untuk membangun fasad tersebut akan digunakan kembali atau didaur ulang setelah proyek selesai.

Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap proses penciptaan yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

MENARIK DIBACA:  Vinpearl Raup Investasi US$255 Juta, Investor Global Yakin Prospek Pariwisata Vietnam

Dengan desain yang mencolok dan menggabungkan unsur sejarah, perjalanan, serta arsitektur, instalasi Louis Vuitton Central Station – The Landmark diharapkan menjadi daya tarik baru bagi masyarakat dan pengunjung Hong Kong.

Tentang Louis Vuitton

Didirikan pada 1854, Louis Vuitton dikenal melalui produk yang menggabungkan inovasi, gaya, dan kualitas pengerjaan. Berangkat dari visi pendirinya, Louis Vuitton, merek ini mengembangkan konsep Art of Travel melalui koper, tas, dan aksesori yang memadukan kreativitas, keanggunan, serta fungsi praktis.

Seiring perkembangannya, Louis Vuitton memperluas lini produk ke pakaian siap pakai, sepatu, aksesori, jam tangan, perhiasan, produk kecantikan, dan wewangian. Perusahaan juga menjalin kolaborasi dengan arsitek, seniman, dan desainer untuk mengembangkan pendekatan kreatif yang tetap berakar pada warisan mereknya.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi: https://www.louisvuitton.com.