HANOI, SINKAP.info – Perusahaan pariwisata dan perhotelan terkemuka Vietnam, Vinpearl Joint Stock Company, berhasil memperoleh investasi strategis senilai US$255 juta dari sejumlah investor internasional. Pendanaan tersebut berasal dari SeaTown Private Credit Fund III yang dikelola SeaTown Holdings International (SeaTown), Oman Investment Authority (OIA), serta Vietnam Oman Investment (VOI).
Investasi tersebut dilakukan melalui skema Convertible Dividend Preference Shares (CDPS) yang diterbitkan oleh Vinpearl. Dalam transaksi ini, Jefferies bertindak sebagai penasihat keuangan eksklusif bagi perusahaan.
Masuknya investasi dari lembaga keuangan internasional tersebut dinilai menjadi bukti kuat kepercayaan investor global terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang Vinpearl sekaligus sektor pariwisata dan perhotelan Vietnam yang terus berkembang.
Perwakilan SeaTown menyatakan bahwa industri pariwisata dan perhotelan Vietnam menunjukkan potensi pertumbuhan yang menjanjikan, didorong oleh meningkatnya permintaan domestik dan terus bertambahnya jumlah wisatawan internasional.
“Sebagai investor jangka panjang yang berpengalaman di Vietnam, kami berkomitmen mendukung fase pertumbuhan berikutnya di pasar ini dan melihat Vinpearl sebagai mitra yang memiliki posisi kuat dalam sektor yang dinamis tersebut,” ujarnya.
Senada dengan itu, perwakilan VOI menilai Vietnam merupakan salah satu ekonomi paling dinamis di kawasan Asia dengan peluang pertumbuhan yang besar dalam jangka panjang. Menurutnya, Vinpearl menjadi contoh perusahaan unggulan yang berpotensi mendapatkan manfaat dari meningkatnya konsumsi domestik, pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara, serta ekspansi industri pariwisata nasional.
“Sebagai salah satu platform pariwisata dan perhotelan terkemuka di Vietnam, Vinpearl memiliki posisi yang sangat baik untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan tersebut,” kata perwakilan VOI.
Sementara itu, pihak Vinpearl menyambut positif masuknya SeaTown, OIA, dan VOI sebagai mitra strategis perusahaan. Manajemen menilai investasi tersebut tidak hanya memperkuat sumber daya pendanaan untuk rencana pengembangan jangka panjang, tetapi juga menjadi pengakuan atas kemampuan operasional, visi strategis, dan potensi pertumbuhan perusahaan.
“Dengan dukungan investor global yang bereputasi, kami akan terus meningkatkan kualitas produk dan layanan serta berkontribusi terhadap perkembangan industri pariwisata Vietnam maupun kawasan secara lebih luas,” ujar perwakilan Vinpearl.
Didirikan pada 2003, Vinpearl merupakan salah satu merek terbesar di Vietnam yang bergerak di sektor pariwisata, perhotelan, hiburan, dan pengalaman wisata. Saat ini perusahaan mengoperasikan 60 fasilitas yang tersebar di 20 provinsi dan kota di Vietnam.
Ekosistem bisnis Vinpearl mencakup jaringan hotel dan resor bintang lima dengan lebih dari 17.500 kamar, 16 taman hiburan VinWonders, enam lapangan golf berstandar internasional, serta tiga pusat konvensi dan seni pertunjukan VinPalace.
Selain itu, perusahaan juga mengelola taman konservasi satwa semi-liar, akademi berkuda, serta berbagai pertunjukan hiburan berskala besar di destinasi wisata populer seperti Nha Trang dan Phu Quoc yang setiap tahun menarik jutaan pengunjung.
Dengan dukungan pendanaan baru dan ekosistem bisnis yang terus berkembang, Vinpearl optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai pemimpin industri pariwisata dan perhotelan Vietnam sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat regional maupun global.







