Vietnam Airlines Buka Rute Langsung Da Nang–Singapura, Peluang Wisata dan Bisnis Makin Terbuka

GLOBAL, Wisata111 Dilihat

HANOI, SINKAP.info – Vietnam Airlines akan membuka rute penerbangan langsung harian yang menghubungkan Da Nang, Vietnam, dengan Singapura mulai 17 November 2026. Pembukaan rute baru ini akan meningkatkan total layanan penerbangan Vietnam Airlines antara Vietnam dan Singapura menjadi 42 penerbangan pulang-pergi setiap pekan.

Rute tersebut akan dilayani menggunakan pesawat Airbus A321. Penerbangan dari Da Nang dijadwalkan berangkat pukul 15.00 waktu setempat, sedangkan penerbangan kembali dari Singapura dijadwalkan berangkat pukul 19.45 waktu setempat.

Saat ini, Vietnam Airlines mengoperasikan 14 penerbangan pulang-pergi setiap pekan pada rute Hanoi–Singapura dan 21 penerbangan pulang-pergi pada rute Ho Chi Minh City–Singapura. Dengan tambahan layanan Da Nang–Singapura, konektivitas udara antara kedua negara diharapkan semakin meningkat.

Singapura merupakan salah satu pasar sumber penting bagi kunjungan wisatawan internasional ke Vietnam. Dalam sembilan bulan pertama 2026, jumlah wisatawan asal Singapura yang berkunjung ke Vietnam meningkat 29,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut menunjukkan potensi perjalanan antara kedua negara yang terus berkembang.

Da Nang menawarkan beragam daya tarik wisata, mulai dari panorama alam, pantai, hingga warisan budaya. Sejumlah destinasi unggulannya meliputi Semenanjung Son Tra, Pegunungan Marmer (Marble Mountains), dan Ba Na Hills.

MENARIK DIBACA:  Vinmec Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Healthcare Asia Awards 2025

Kota ini juga menjadi pintu masuk menuju sejumlah situs budaya terkenal di Vietnam Tengah, seperti Kota Kuno Hoi An, Situs Suaka My Son, serta Hue yang pernah menjadi ibu kota kekaisaran Vietnam.

Selain pariwisata, Da Nang juga berkembang sebagai tujuan bisnis dan investasi. Perkembangan tersebut didukung infrastruktur resor, kapasitas penyelenggaraan berbagai acara berskala besar, serta pembangunan Pusat Keuangan Internasional Vietnam (Vietnam International Financial Center).

Kehadiran penerbangan langsung diharapkan memberikan pilihan perjalanan yang lebih praktis bagi wisatawan maupun pelaku bisnis. Rute ini sekaligus memperkuat hubungan antara Vietnam Tengah dan Singapura yang merupakan salah satu pusat utama pariwisata serta perdagangan di kawasan Asia Tenggara.

Wakil Presiden Eksekutif Vietnam Airlines, Nguyen Quang Trung, mengatakan Da Nang memiliki kombinasi daya tarik alam, pengalaman wisata pesisir, dan warisan budaya yang menjadikannya gerbang menarik untuk menjelajahi Vietnam Tengah.

“Da Nang menawarkan perpaduan khas antara keindahan alam, pengalaman wisata pesisir, dan warisan budaya, sehingga menjadikannya gerbang yang menarik menuju Vietnam Tengah. Dengan peluncuran layanan langsung ini, kami ingin membuat perjalanan antara Singapura dan kawasan tersebut lebih mudah, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi wisatawan untuk menjelajahi Vietnam Tengah,” ujar Nguyen.

MENARIK DIBACA:  Hong Kong Fokus Kembangkan AI dan Teknologi dalam Anggaran 2025-26

Pembukaan rute Da Nang–Singapura merupakan bagian dari strategi perluasan jaringan internasional Vietnam Airlines sepanjang 2026. Sebelumnya, maskapai tersebut telah membuka sejumlah layanan baru menuju Amsterdam, Colombo, dan Phuket.

Vietnam Airlines juga bersiap meluncurkan penerbangan langsung dari Hanoi menuju Ahmedabad pada 3 November, disusul rute Hanoi–Hangzhou pada 22 November 2026.

Melalui perluasan layanan pada pasar yang memiliki potensi pariwisata, perdagangan, dan investasi, Vietnam Airlines berupaya memperkuat konektivitas internasional Vietnam sekaligus membuka lebih banyak peluang perjalanan dan bisnis.

Sebagai maskapai penerbangan nasional Vietnam, Vietnam Airlines terus bekerja sama dengan lembaga pemerintah, otoritas daerah, dan mitra bisnis untuk meningkatkan akses internasional, mendorong pertumbuhan pariwisata, serta memfasilitasi perdagangan dan investasi.

Pengembangan jaringan internasional tersebut juga diarahkan untuk mendukung ambisi ekonomi Vietnam yang lebih luas, termasuk target pertumbuhan ekonomi nasional dua digit pada 2026.