Qashier Luncurkan Manajer AI 24 Jam, Pemilik Bisnis Kini Bisa Pantau Operasional Lebih Mudah

GLOBAL, TEKNOLOGI34 Dilihat

SINGAPURA, SINKAP.info – Qashier, penyedia sistem operasional bisnis terpadu bagi lebih dari 25.000 pelaku usaha di Asia Tenggara, meluncurkan QashierGM, manajer umum berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dirancang untuk membantu pemilik usaha dan tim mengelola operasional secara lebih efisien.

Diluncurkan pada 23 Oktober 2026, QashierGM terintegrasi dengan data transaksi, pencairan dana, dan menu milik masing-masing pelaku usaha. Teknologi ini memungkinkan pengguna memperoleh informasi operasional melalui pertanyaan dengan bahasa sehari-hari, sekaligus membantu menyelesaikan pekerjaan administratif rutin dengan persetujuan pemilik usaha.

Layanan tersebut tersedia tanpa biaya tambahan bagi seluruh merchant Qashier di Singapura melalui QashierHQ, aplikasi berbasis web dan perangkat seluler Android maupun iOS. Sementara itu, Malaysia, Thailand, dan Filipina dijadwalkan menyusul pada November 2026.

QashierGM dikembangkan untuk memberikan informasi yang bersumber langsung dari aktivitas bisnis pengguna. Dengan demikian, pemilik usaha dapat mengetahui alasan pencairan dana lebih rendah dibandingkan total penjualan harian atau mengidentifikasi gerai yang mengalami penurunan kinerja dalam sepekan tanpa harus menggabungkan berbagai laporan secara manual.

Salah satu pendiri sekaligus CEO Qashier, Christopher Choo, mengatakan banyak pemilik usaha kecil harus merangkap sebagai manajer karena belum mampu mempekerjakan manajer umum secara khusus.

“Sebagian besar pemilik usaha kecil tidak mampu mempekerjakan manajer umum, sehingga mereka harus mengambil peran tersebut setelah toko tutup dan memeriksa laporan hingga tengah malam. QashierGM adalah manajer yang selama ini belum mereka miliki. Teknologi ini sudah memahami bisnis mereka, mengambil alih pekerjaan rutin, dan tidak pernah melakukan perubahan tanpa meminta persetujuan,” ujar Choo.

Ia menambahkan, melalui Crew, fitur percakapan tim yang baru diluncurkan, QashierGM kini dapat membantu seluruh anggota tim, bukan hanya pemilik usaha.

Peluncuran ini dilakukan setelah Qashier menjalankan uji coba terbuka sejak September 2026. Program tersebut melibatkan berbagai jenis usaha, mulai dari kafe dan toko dengan satu gerai hingga jaringan bisnis dengan banyak cabang. Pelaku usaha makanan dan minuman menjadi salah satu kelompok pengguna paling aktif.

Pertanyaan yang paling sering diajukan selama uji coba berkaitan dengan tren penjualan, produk terlaris, dan pencairan dana. Menjelang musim perayaan akhir tahun, sejumlah pengguna juga mulai memanfaatkan QashierGM untuk memperoleh rekomendasi promosi berdasarkan produk yang paling diminati pelanggan.

MENARIK DIBACA:  Allianz Ungkap US$125 Miliar Kargo Tertahan Akibat Krisis Selat Hormuz

Jun Rong, Manajer Operasional Coexist Coffee Co., mengatakan penggunaan QashierGM membuatnya lebih mudah mengakses informasi bisnis tanpa harus menunggu hingga operasional kafe berakhir.

“Menjalankan kafe berarti harus mengenakan banyak peran sekaligus, sementara laporan keuangan biasanya baru diperiksa setelah toko tutup. QashierGM sudah mengetahui penjualan, pencairan dana, dan menu kami, sehingga saya cukup bertanya. Saat merencanakan promosi, sistem ini memberikan ide berdasarkan produk yang benar-benar dibeli pelanggan, dan tidak ada perubahan yang dilakukan sebelum saya menyetujuinya,” kata Jun Rong.

Selain memberikan informasi, QashierGM dapat membantu pekerjaan administratif, seperti memperbarui harga, menandai produk yang habis, atau menambahkan produk baru. Sebelum perubahan diterapkan, sistem akan menampilkan rincian tindakan yang akan dilakukan untuk diperiksa dan disetujui pemilik usaha.

Bagi bisnis dengan banyak gerai, teknologi ini memungkinkan pemilik membandingkan kinerja masing-masing lokasi, mengidentifikasi gerai yang berkinerja lebih rendah, serta menerapkan perubahan ke beberapa gerai melalui satu permintaan. Sementara itu, manajer gerai hanya dapat melihat dan mengubah data sesuai kewenangan di lokasi yang menjadi tanggung jawabnya.

Pemilik usaha juga dapat mengatur peringatan menggunakan instruksi dalam bahasa sehari-hari, misalnya meminta pemberitahuan jika terjadi pengembalian dana yang tidak biasa atau ketika pegawai pertama mulai bekerja. QashierGM kemudian memberikan informasi saat kondisi yang diminta terdeteksi.

Crew Hadirkan Fitur Percakapan Tim Terintegrasi AI

Bersamaan dengan QashierGM, Qashier memperkenalkan Crew, fitur percakapan kerja yang tersedia dalam paket Qashier dan Enterprise. Fitur ini dirancang untuk memisahkan komunikasi pekerjaan dari grup pesan pribadi yang berisiko membuat informasi penting sulit ditemukan atau tetap tersimpan setelah pegawai meninggalkan perusahaan.

Crew menyediakan pesan langsung pribadi, percakapan grup berdasarkan tim atau departemen, serta pengumuman dengan tanda terima baca. Pemilik usaha, manajer, staf dapur, dan staf layanan dapat berkomunikasi dalam satu aplikasi sekaligus memanfaatkan QashierGM melalui fitur penyebutan akun @GM.

Anggota tim dapat menggunakan fitur tersebut untuk memeriksa angka penjualan, memperbarui informasi produk, atau mengirimkan faktur kepada pelanggan yang dilengkapi tautan pembayaran. QashierGM bekerja sesuai izin yang dimiliki pengguna yang memanggilnya. Perubahan berskala lebih besar akan diteruskan kepada pihak yang berwenang untuk mendapatkan persetujuan langsung melalui percakapan.

MENARIK DIBACA:  HKSTP Tampilkan Inovasi Bioteknologi Terbaik dan Menarik Perusahaan Global di US BIO 2024

Sistem ini juga dapat memberikan pembaruan ketika faktur telah dibayar. Namun, QashierGM hanya dapat mengakses percakapan yang secara khusus menyertakannya melalui fitur @GM.

Dalam penggunaan sehari-hari, staf layanan dapat menandai hidangan yang habis, manajer menyetujui perubahan harga melalui ponsel, dan pemilik usaha mengirimkan faktur uang muka acara serta memantau pembayarannya dalam aplikasi yang sama.

Crew dan QashierGM mendukung berbagai bahasa utama di kawasan Asia Tenggara, termasuk bahasa Inggris, Mandarin, Melayu, dan Thailand.

Qashier juga berencana menghadirkan konektor ke aplikasi pihak ketiga, seperti Gmail dan Google Business Profile, pada November 2026. Integrasi tersebut diharapkan memperluas kemampuan QashierGM dalam membantu menangani surel pemasok, pertanyaan pelanggan, dan ulasan di Google.

“Manajer umum yang baik menangani pekerjaan di mana pun pekerjaan itu muncul, bukan hanya dalam satu sistem. Ini merupakan langkah pertama,” kata Choo.

Perluas Layanan Digital untuk UMKM Asia Tenggara

Qashier mengoperasikan sistem terpadu yang menggabungkan pembayaran, perangkat lunak bisnis, layanan keuangan terintegrasi, dan perangkat keterlibatan pelanggan dalam satu platform. Perusahaan yang didirikan di Singapura pada 2019 ini melayani lebih dari 25.000 usaha kecil dan menengah (UKM) di Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina.

Qashier memproses volume pembayaran tahunan yang disetahunkan lebih dari US$1 miliar. Perusahaan juga menyatakan telah mencatatkan keuntungan sejak Desember 2025 dan memperoleh pendanaan Seri A+ sebesar US$6,125 juta pada Juni 2026.

QashierGM kini dapat digunakan oleh seluruh merchant Qashier di Singapura melalui QashierHQ tanpa biaya tambahan. Fitur Crew tersedia bagi pelanggan paket Qashier dan Enterprise, sedangkan peluncuran kedua layanan di Malaysia, Thailand, dan Filipina dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

Sebagai penyedia sistem operasional bisnis terpadu, Qashier mengembangkan ekosistem digital yang ditujukan untuk membantu pelaku usaha mengelola pembayaran dan kegiatan operasional dalam satu platform. Perusahaan tersebut juga memiliki lisensi Major Payment Institution dari Otoritas Moneter Singapura (Monetary Authority of Singapore).

Informasi lebih lanjut mengenai layanan Qashier dapat diakses melalui situs resmi perusahaan di https://qashier.com/sg/.