Hainan dan Hong Kong Perkuat Kerja Sama, 174 Ribu Perusahaan Baru Terdaftar

GLOBAL57 Dilihat

HONG KONG, SINKAP.info – Delegasi ekonomi dan perdagangan Provinsi Hainan, China, melakukan kunjungan ke Hong Kong pada 19–20 Oktober 2026 untuk memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi lintas wilayah.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi Hainan menandatangani dua nota kesepahaman dengan The Chinese Manufacturers’ Association of Hong Kong (CMA) dan Federation of Hong Kong Industries (FHKI).

Kesepakatan ini mencakup penguatan kerja sama rantai industri manufaktur, perdagangan, investasi, serta layanan profesional antara Hainan dan Hong Kong.

Selama kunjungan, delegasi juga bertemu dengan kantor perwakilan China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT) di Hong Kong. Selain itu, delegasi bersama FHKI menggelar pertemuan kerja sama ekonomi dan perdagangan Hainan Free Trade Port (FTP) untuk memperkenalkan kebijakan, sektor industri unggulan, serta peluang investasi di Hainan.

MENARIK DIBACA:  PTT Oil and Retail Raih Laba Rekor, Perkuat Ekspansi Regional Berbasis ESG

Wakil Presiden CCPIT Hainan, Wang Yuyuan, menyampaikan bahwa sejak penerapan kebijakan kepabeanan khusus di seluruh wilayah Hainan Free Trade Port pada 18 Desember 2025, sebanyak 174.000 perusahaan baru telah terdaftar. Jumlah tersebut meningkat 95,9 persen dibandingkan periode sebelumnya, sementara perusahaan asing yang baru berdiri tumbuh 35,8 persen.

Pada paruh pertama 2026, jumlah kunjungan wisatawan masuk dan keluar Hainan melampaui 70 juta, meningkat 28 persen secara tahunan. Sementara itu, jumlah negara yang memperoleh fasilitas bebas visa mencapai 88 negara.

MENARIK DIBACA:  Hong Kong Fokus Kembangkan AI dan Teknologi dalam Anggaran 2025-26

Dari Januari hingga Agustus 2026, total nilai perdagangan barang Hainan mencapai 250 miliar yuan atau tumbuh 61,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Hong Kong juga menjadi salah satu sumber utama investasi asing bagi Hainan. Pada paruh pertama 2026, Hainan mencatat 1.303 perusahaan asing baru, meningkat 38,62 persen secara tahunan, dengan perusahaan asal Hong Kong sebagai penyumbang terbesar.

Melalui dua nota kesepahaman tersebut, Hainan dan Hong Kong sepakat membangun mekanisme komunikasi rutin serta platform kerja sama jangka panjang. Kolaborasi mencakup pertukaran informasi, penjajakan kemitraan bisnis, kerja sama pameran, dan layanan profesional untuk mendorong hubungan usaha kedua wilayah.