HKSTP Pamerkan 24 Perusahaan Teknologi Hijau, Inovasinya Siap Mengubah Masa Depan Energi Dunia

GLOBAL137 Dilihat

HONG KONG, SINKAP.info – Hong Kong Science and Technology Parks Corporation (HKSTP) menghadirkan 24 perusahaan teknologi hijau (GreenTech) binaannya dalam ajang Eco Expo Asia 2026 yang berlangsung di Hong Kong, 27 Oktober 2026.

Dari jumlah tersebut, 11 perusahaan memamerkan inovasi terbaru di Paviliun HKSTP. Berbagai teknologi yang ditampilkan mencakup pembangkit energi, penyimpanan energi, kendaraan listrik, hingga pengolahan limbah menjadi energi.

Partisipasi ini bertujuan memperkenalkan hasil riset teknologi hijau lokal yang telah dikembangkan dari laboratorium menjadi solusi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun sektor industri.

Sembilan dari 11 perusahaan yang tampil di Paviliun HKSTP bahkan mengikuti Eco Expo Asia untuk pertama kalinya. Mereka membawa inovasi di bidang energi baru, material baterai, penyimpanan energi, pengisian daya kendaraan listrik, konversi kendaraan, serta teknologi pengolahan limbah.

HKSTP menyebutkan, pihaknya telah membangun ekosistem teknologi hijau yang menaungi lebih dari 250 perusahaan. Melalui pameran ini, perusahaan peserta juga berkesempatan menjalin kerja sama dengan instansi pemerintah, pelaku industri, investor, dan mitra bisnis untuk memperluas pasar.

MENARIK DIBACA:  Forum APAC Intelligent Finance Bahas Pengaruh AI terhadap Industri Keuangan

Sejumlah inovasi unggulan turut diperkenalkan dalam pameran tersebut. TriTerra Technology, misalnya, menghadirkan sistem pengisian daya ultra-cepat kendaraan listrik yang dipasang di dinding dengan ketebalan hanya 16 sentimeter dan daya keluaran hingga 350 kW.

Perusahaan tersebut juga memperkenalkan teknologi pengisian daya berpendingin cairan dengan kapasitas hingga 3.000 kW melalui satu konektor. Teknologi ini dirancang untuk kendaraan berat, seperti truk kontainer.

Di sektor transportasi berkelanjutan, Refined Motor memamerkan teknologi konversi kendaraan klasik berbahan bakar konvensional menjadi kendaraan listrik. Sistem modular yang dikembangkan perusahaan tersebut telah mengantongi sertifikasi keselamatan baterai EU R100 dan kompatibilitas elektromagnetik.

Teknologi itu memungkinkan kendaraan hasil konversi didaftarkan dan digunakan secara legal di lebih dari 50 negara dan wilayah. Salah satu kendaraan yang dipamerkan adalah Rover Mini keluaran 1990 yang telah dilengkapi teknologi kendaraan listrik modern.

Sementara itu, Leyden Power International Limited memperkenalkan sistem penyimpanan energi baterai pintar berbasis kecerdasan buatan (AI). Solusi ini ditujukan bagi sektor komersial dan industri, pusat data, lokasi konstruksi, serta kebutuhan pasokan listrik sementara.

MENARIK DIBACA:  Nelipak Perluas Layanan Kemasan Medis di Asia Pasifik

Inovasi baterai berbasis natrium juga diperkenalkan CNAE China Company Limited. Perusahaan tersebut menampilkan sepeda listrik berkecepatan tinggi berbasis baterai natrium dan baterai kendaraan untuk sistem start-stop. Teknologi ini diklaim mampu mempertahankan kinerja pada suhu ekstrem serta mendukung pengisian daya hingga 80 persen dalam waktu 10 menit.

Di bidang energi angin, Yuan Da He Fa Energy Technology Group Limited memamerkan turbin angin berbahan aluminium yang dapat didaur ulang sepenuhnya. Desain bilah turbin yang dapat dibongkar juga memudahkan pengangkutan menggunakan kontainer standar berukuran 40 kaki.

HKSTP menyatakan, pengembangan teknologi hijau menjadi salah satu dari empat fokus strategisnya dalam membangun Hong Kong sebagai pusat inovasi dan teknologi internasional. Ekosistem tersebut diharapkan dapat mendorong komersialisasi hasil riset serta mempercepat penerapan solusi teknologi berkelanjutan di berbagai sektor.