Wabup Muzamil Bongkar Krisis Listrik Meranti, PLN Janjikan Percepatan Proyek Interkoneksi SUTT Strategis

NASIONAL56 Dilihat

JAKARTA, SINKAP.info – Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menemui Komisaris Independen PT PLN (Persero), Andi Arief, dalam pertemuan di Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Pertemuan tersebut dilakukan untuk menyampaikan langsung aspirasi masyarakat Kepulauan Meranti terkait kondisi kelistrikan dan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur listrik di wilayah kepulauan tersebut.

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah kelanjutan pembangunan jaringan interkoneksi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang direncanakan melintasi Kabupaten Kepulauan Meranti.

Pembangunan interkoneksi tersebut dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan wilayah terhadap sistem kelistrikan yang masih terisolasi.

Dalam pertemuan itu, Muzamil juga menyampaikan kondisi kelistrikan di lapangan, termasuk tantangan operasional enam Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang saat ini menjadi salah satu penopang kebutuhan listrik masyarakat di Kepulauan Meranti.

MENARIK DIBACA:  Menteri ATR Ingatkan: 30% Pulau Harus Jadi Milik Negara

Keterbatasan daya dan tingginya biaya operasional PLTD menjadi salah satu alasan Pemkab Kepulauan Meranti mendorong percepatan pembangunan interkoneksi SUTT.

Muzamil berharap pembangunan infrastruktur kelistrikan tersebut dapat segera memperoleh kepastian dan tindak lanjut dari pihak terkait.

Menanggapi aspirasi tersebut, Komisaris Independen PT PLN (Persero), Andi Arief, menyampaikan respons positif.

Ia menegaskan komitmen PLN dan pemerintah pusat dalam mendukung pemenuhan serta pemerataan akses listrik, khususnya bagi daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

MENARIK DIBACA:  Kapolri: Saya Apresiasi Inovasi Polda dan Forkopimda Riau Cegah dan Atasi Karhutla

“Pemerintah pusat melalui PLN tetap memegang komitmen kuat terkait pemenuhan dan pemerataan keadilan kelistrikan, khususnya bagi daerah-daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) seperti Kepulauan Meranti. Aspirasi ini menjadi catatan penting untuk segera dievaluasi dan dikawal progresnya,” ujar Andi Arief.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Kepulauan Meranti.

Dengan dukungan sistem kelistrikan yang lebih andal, peningkatan akses energi diharapkan dapat memperkuat pelayanan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.