SELATPANJANG, SINKAP.info – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat menggelar aksi gotong royong massal membersihkan lingkungan di pusat Kota Selatpanjang, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung pengendalian perubahan iklim.
Aksi bersih lingkungan dipusatkan di kawasan Taman Cik Puan, Selatpanjang. Kegiatan diawali dengan Apel Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti yang dipimpin Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin.
Dalam amanatnya, Muzamil mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai pengingat pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui tindakan nyata.
Menurutnya, dunia saat ini menghadapi berbagai tantangan lingkungan, mulai dari perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, hingga pencemaran yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.
“Diperlukan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan demi masa depan bumi yang berkelanjutan,” ujar Muzamil.
Ia menegaskan bahwa persoalan sampah menjadi salah satu tantangan yang harus ditangani secara serius dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Sampah yang tidak dikelola dengan baik tidak hanya mengurangi estetika lingkungan, tetapi juga berpotensi mencemari udara dan air serta merusak ekosistem.
“Menjaga lingkungan bukan sekadar pilihan, tetapi menjadi tanggung jawab moral dan sosial bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang,” tegasnya.
Wakil Bupati juga mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup ramah lingkungan, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membiasakan budaya gotong royong, mengelola sampah secara produktif, serta meningkatkan kegiatan penghijauan melalui penanaman pohon.
Menurutnya, langkah-langkah tersebut perlu menjadi budaya baru di tengah masyarakat guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan.
“Jadikan ini sebagai budaya baru yang beretika dalam menjaga kebersihan lingkungan demi keberlanjutan bumi menuju Indonesia Emas,” katanya.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 mengusung tema “Inspired by Nature. For Climate. For Our Future” yang diperkuat melalui kampanye publik #NowForClimate. Tema tersebut menekankan pentingnya solusi berbasis alam, partisipasi masyarakat, dan pemanfaatan teknologi hijau dalam menghadapi dampak perubahan iklim.
Usai apel, Wakil Bupati bersama jajaran Forkopimda melakukan penanaman pohon sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian lingkungan. Selanjutnya, seluruh peserta bergotong royong membersihkan sampah di sejumlah ruas jalan dan fasilitas umum di pusat Kota Selatpanjang.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat, sekaligus menumbuhkan kebiasaan hidup bersih sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan menghadapi tantangan perubahan iklim.







