Ascott Cetak Rekor Ekspansi Asia Tenggara, Tambah Ribuan Properti dan Kuasai Pasar Hotel

Bisnis, GLOBAL193 Dilihat

SINGAPURA, SINKAP.infoThe Ascott Limited mencatat kinerja ekspansi terkuat sepanjang sejarahnya di Asia Tenggara pada 2025 dengan penambahan lebih dari 7.300 unit properti. Angka ini meningkat 55 persen dibandingkan 4.700 unit pada 2024.

Perusahaan yang merupakan unit bisnis penginapan milik CapitaLand Investment Limited tersebut juga berhasil menempatkan diri sebagai salah satu dari tiga perusahaan perhotelan teratas di Asia Tenggara berdasarkan jumlah penandatanganan proyek baru.

Chief Growth Officer Ascott, Serena Lim, menyebut Asia Tenggara sebagai salah satu pasar perhotelan paling dinamis di dunia dengan potensi pertumbuhan yang besar.

“Kami melihat minat pemilik properti yang sangat kuat serta peluang ekspansi yang luas. Strategi multi-typology brand memungkinkan kami menjangkau berbagai segmen pasar,” ujarnya.

Saat ini, Ascott memiliki lebih dari 200 properti operasional dan sekitar 150 proyek dalam pipeline di Asia Tenggara. Dalam 12 bulan ke depan, lebih dari 25 properti baru dijadwalkan mulai beroperasi.

MENARIK DIBACA:  Festival Sanyuesan Wuzhishan Hadirkan Fashion Air dan Tradisi Kuno yang Memukau

Ekspansi ini didorong oleh pemulihan sektor pariwisata pascapandemi, meningkatnya perjalanan intra-ASEAN, serta pertumbuhan konektivitas regional. Selain itu, pasar perhotelan di kawasan ini masih didominasi properti independen, sehingga membuka peluang bagi operator global untuk berkembang.

Chief Strategy Officer sekaligus Managing Director Ascott Asia Tenggara, Wong Kar Ling, menegaskan bahwa pipeline proyek yang kuat menunjukkan kepercayaan pemilik terhadap merek Ascott.

“Fokus kami adalah memastikan setiap proyek dapat direalisasikan secara efektif, baik melalui pembangunan baru maupun konversi properti yang sudah ada,” katanya.

Sekitar 30 persen proyek pengembangan Ascott di kawasan ini akan dilakukan melalui konversi properti, guna mempercepat penetrasi pasar. Beberapa proyek di Indonesia yang masuk dalam pipeline antara lain Citadines Mitra Bandung, Oakwood Pandanaran Semarang, dan Fox Hotel Nagoya Batam.

MENARIK DIBACA:  Bagi Anda yang Tinggal di Daerah Kepulauan, Simak Peluang Usaha Aneka Ragam Olahan Ikan Laut

Ascott juga memperluas jangkauannya ke sekitar 20 kota baru di Asia Tenggara, termasuk destinasi wisata dan bisnis seperti Phuket, Labuan Bajo, Medan, Johor Bahru, dan Langkawi.

Selain itu, perusahaan memperkuat portofolio di sektor resort dengan sejumlah proyek baru di Vietnam, Indonesia, Filipina, Malaysia, dan Thailand. Salah satu proyek unggulan adalah Ascott Tay Ho Hanoi di Vietnam yang dirancang menjadi hotel MICE terbesar dengan kapasitas hingga 2.000 tamu.

Dengan strategi multi-brand yang mencakup serviced residence, hotel, resort, hingga hunian sosial, Ascott optimistis dapat terus memperluas pangsa pasar dan memperkuat posisinya di industri perhotelan Asia Tenggara.