DHL Perluas Logistik Data Center Asia Pasifik, Investasi AI Meledak Global

GLOBAL, TEKNOLOGI173 Dilihat

SINGAPURA, SINKAP.info – Perusahaan logistik global DHL Supply Chain memperluas kapasitas layanan logistik pusat data (data center logistics) di kawasan Asia Pasifik untuk menjawab lonjakan permintaan infrastruktur digital yang terus meningkat, terutama didorong oleh pertumbuhan kecerdasan buatan (AI) dan layanan cloud.

Dalam pengumuman pada 9 Juni 2026, DHL Supply Chain menyatakan telah menambah lebih dari 160.000 meter persegi kapasitas gudang khusus di berbagai pasar utama Asia Pasifik, termasuk pengembangan fasilitas baru di Malaysia dan Thailand yang akan beroperasi dalam dua tahun ke depan.

Ekspansi ini mencakup sekitar 30.000 meter persegi fasilitas yang sudah aktif serta tambahan 130.000 meter persegi yang masih dalam tahap pengembangan dan pembangunan khusus (built-to-suit) untuk mendukung kebutuhan operator pusat data berskala besar.

Langkah tersebut dilakukan di tengah pesatnya pertumbuhan industri pusat data di Asia Pasifik yang diproyeksikan menjadi pusat data terbesar dunia pada 2030, dengan nilai investasi mencapai sekitar USD 800 miliar.

MENARIK DIBACA:  Teknologi AI Selamatkan Lutung Langka, Populasi Naik Drastis dari Ambang Kepunahan

CEO Asia Pasifik DHL Supply Chain, Javier Bilbao, mengatakan kawasan ini tengah memasuki fase percepatan pembangunan infrastruktur digital berskala besar.

Ia menegaskan bahwa pelanggan tidak hanya membutuhkan kapasitas logistik, tetapi juga kepastian eksekusi yang presisi dalam pengiriman dan instalasi perangkat teknologi bernilai tinggi.

Menurutnya, investasi perusahaan pada infrastruktur khusus dan peningkatan kemampuan tenaga kerja menjadi kunci untuk menjawab kompleksitas rantai pasok data center yang semakin meningkat.

Sebagai bagian dari ekspansi ini, DHL Supply Chain juga meningkatkan pelatihan tenaga kerja dalam penanganan white glove, yakni layanan logistik presisi tinggi untuk peralatan sensitif seperti server dan perangkat data center.

Layanan ini mencakup proses mulai dari survei lokasi, pengamanan jalur distribusi, perlindungan area kerja, hingga instalasi dan verifikasi komponen di lokasi proyek.

MENARIK DIBACA:  Kereta Cepat Hanoi–Quang Ninh Diluncurkan, Waktu Tempuh Dipangkas Jadi 23 Menit Saja

Selain itu, perusahaan juga memperkuat layanan teknis khusus seperti perakitan rak server, pemasangan komponen, pengkabelan internal, hingga pengujian fungsional untuk memastikan perangkat siap digunakan saat tiba di lokasi.

Strategi ini bertujuan mengurangi risiko kerusakan, mempercepat proses instalasi, serta meminimalkan gangguan di area konstruksi aktif pusat data yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi.

Ekspansi di Asia Pasifik ini melanjutkan investasi global yang sebelumnya juga dilakukan di Amerika Utara, sebagai bagian dari strategi jangka panjang DHL Supply Chain untuk memperkuat posisi di sektor logistik pusat data.

Perusahaan menegaskan bahwa pertumbuhan infrastruktur digital dan AI menjadikan logistik data center sebagai salah satu fokus utama bisnis di masa depan, seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas global dan layanan digital berkecepatan tinggi.