CHONGZUO, SINKAP.info — Transformasi digital berbasis jaringan 5G berhasil mengubah Desa Buhua di wilayah Guangxi Zhuang menjadi kawasan wisata sekaligus pusat ekonomi baru. Desa yang sebelumnya terpencil ini kini menjadi contoh sukses revitalisasi pedesaan melalui teknologi.
Pengembangan infrastruktur digital tersebut merupakan hasil kolaborasi antara China Mobile dan Huawei, yang membangun jaringan komunikasi modern di wilayah dengan medan karst yang menantang.
Kini, seluruh desa administratif di Chongzuo telah terjangkau jaringan 5G, sementara sebagian besar desa alami juga telah menikmati konektivitas 4G dan 5G. Desa Buhua sendiri telah mengadopsi jaringan 5G sejak 2021.
Pemanfaatan teknologi ini mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya melalui sektor perdagangan digital. Di Kecamatan Xinhe, ekosistem e-commerce desa berkembang dengan puluhan toko daring yang menjual produk lokal seperti gula merah tradisional Buhua.
Produk tersebut bahkan mampu menembus pasar kota besar seperti Beijing, Shanghai, dan Guangzhou, hingga diekspor ke luar negeri seperti Jepang dan Korea Selatan.
Selain itu, teknologi digital juga dimanfaatkan untuk pengembangan pariwisata. Sistem tiket pintar di kawasan wisata Sungai Heishui mampu memangkas waktu antrean dari 20 menit menjadi hanya 3 menit, serta meningkatkan pemesanan penginapan lokal hingga 30 persen.
Digitalisasi juga diterapkan dalam sektor lingkungan, melalui sistem pemantauan kualitas air berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu memberikan peringatan dini serta mendukung irigasi di puluhan ribu hektare lahan pertanian.
Dampak ekonomi dari transformasi ini cukup signifikan. Pada 2025, pendapatan kolektif desa melampaui 500 ribu yuan, sementara rata-rata pendapatan rumah tangga meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan sektor pertanian tradisional.
General Manager China Mobile Guangxi cabang Chongzuo, Zhou Peng, mengatakan teknologi digital telah membuka peluang baru bagi desa terpencil untuk berkembang.
“Transformasi digital membantu desa mengoptimalkan potensi ekonomi yang sebelumnya terhambat oleh kondisi geografis,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Huawei Guangxi, Tian Yongsheng, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur digital untuk mempercepat pertumbuhan wilayah pedesaan.
Transformasi Desa Buhua menjadi bukti bahwa pemanfaatan teknologi 5G dan digitalisasi mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil.







