HONG KONG, SINKAP.info – Pemerintah Hong Kong melalui Labour and Welfare Bureau bersama Hong Kong Talent Engage menggelar Global Talent Summit Week (GTS Week) yang membahas masa depan dunia kerja di era kecerdasan buatan (AI).
Dua agenda utama, yakni International Talent Forum dan CareerConnect Expo, berhasil menarik lebih dari 10.000 peserta serta 170.000 penonton melalui siaran langsung. Kegiatan ini menjadi ajang diskusi global mengenai pengembangan talenta, teknologi, dan transformasi industri.
Kepala Eksekutif Hong Kong, John Lee, dalam sambutannya menegaskan bahwa Hong Kong terus memperkuat posisinya sebagai pusat talenta internasional melalui kebijakan yang terintegrasi antara pendidikan, inovasi, dan pembangunan ekonomi.
Salah satu pembicara utama, Christopher A. Pissarides, menilai Hong Kong memiliki keunggulan dalam sektor keuangan, perdagangan, serta sistem pendidikan kelas dunia. Ia juga menyoroti kedekatan Hong Kong dengan kawasan Shenzhensebagai pusat inovasi teknologi, yang dinilai mampu memperkuat posisi kota tersebut sebagai hub teknologi regional.
Menurut Pissarides, perkembangan AI akan membawa perubahan besar dalam dunia kerja. Namun, ia menekankan bahwa AI seharusnya menjadi alat pendukung produktivitas manusia, bukan pengganti tenaga kerja.
“Keahlian dalam pengembangan dan penerapan AI, seperti insinyur dan analis data, akan menjadi kunci dalam persaingan talenta global ke depan,” ujarnya.
Selain itu, forum ini juga menghadirkan berbagai pemimpin industri dan akademisi, termasuk Presiden Peking UniversityGong Qihuang serta perwakilan perusahaan teknologi seperti SenseTime Group Limited dan LinkedIn.
Diskusi panel menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dan lintas negara dalam membangun ekosistem talenta yang siap menghadapi tantangan masa depan, khususnya di bidang teknologi dan inovasi.
Dalam rangkaian acara ini, sekitar 100 perwakilan pemerintah dan institusi pendidikan dari berbagai wilayah turut berpartisipasi untuk berbagi strategi dalam menarik, mengembangkan, dan mempertahankan talenta global.
GTS Week yang berlangsung hingga 29 Maret 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan tambahan seperti pameran karier, konferensi regional, serta penandatanganan kerja sama internasional.
Melalui ajang ini, Hong Kong berupaya memperkuat perannya sebagai pusat talenta global sekaligus mendorong kolaborasi internasional dalam menghadapi transformasi dunia kerja di era teknologi dan kecerdasan buatan.







