HONG KONG, SINKAP.info — Musim seni tahunan Hong Kong memasuki puncaknya dengan digelarnya ComplexCon Hong Kong pada 21–22 Maret 2026 di AsiaWorld-Expo. Ajang ini menjadi pembuka rangkaian besar acara seni dan olahraga kelas dunia yang berlangsung sepanjang Maret hingga April.
Kegiatan tersebut menghadirkan perpaduan budaya pop, musik, seni, dan teknologi, serta menarik ribuan pengunjung dari berbagai negara. Dalam sambutannya, Sekretaris Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Hong Kong, Rosanna Law, menegaskan posisi Hong Kong sebagai pusat pertukaran budaya internasional yang mempertemukan Timur dan Barat.
“Hong Kong memiliki keunggulan sebagai pusat global pertukaran budaya. ComplexCon menjadi contoh nyata perpaduan seni, musik, teknologi, dan kreativitas,” ujarnya.
Acara ini juga menghadirkan panggung Complex Live! yang menampilkan musisi global dan regional, termasuk genre hip-hop dan R&B. Selain itu, pengunjung dapat menikmati berbagai produk eksklusif bertema “Hong Kong Element”.
Setelah ComplexCon, dua ajang seni bergengsi lainnya turut digelar, yakni Art Central Hong Kong pada 25–29 Maret dan Art Basel Hong Kong pada 27–29 Maret.
Art Basel Hong Kong yang berlangsung di Hong Kong Convention and Exhibition Centre menghadirkan 240 galeri dari sekitar 40 negara. Pameran ini menampilkan karya seniman ternama hingga talenta baru, dengan berbagai sektor unggulan seperti “Encounters”, “Insights”, hingga tema baru seperti “Echoes” dan “Zero 10” yang menyoroti seni digital.
Sementara itu, Art Central digelar di Central Harbourfront dengan melibatkan lebih dari 100 galeri dan 500 seniman dari Hong Kong dan berbagai negara. Edisi ke-11 ini juga memperkenalkan “Central Stage”, yang menampilkan karya seniman dengan kiprah internasional.
Rangkaian acara tersebut merupakan bagian dari program besar “Hong Kong Mega 8”, yang menghadirkan delapan event kelas dunia, termasuk ajang olahraga seperti Hong Kong Derby, Champions Day, UCI Track World Cup, Hong Kong Sevens, dan LIV Golf Hong Kong.
Menurut Rosanna Law, kombinasi seni, budaya, dan olahraga ini menjadi daya tarik utama yang memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat global, baik dalam bidang budaya maupun ekonomi kreatif.
“Perpaduan seni dan olahraga ini akan memberikan pengalaman berkesan sekaligus mencerminkan semangat dinamis Hong Kong,” katanya.
Rangkaian acara ini diharapkan tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat seni, budaya, dan olahraga bertaraf internasional.







