Beranda RIAU Pekanbaru

Dr. Yudi Krismen, SH MH Dinobatkan Menjadi Pembina Komunitas Go Jek Online

84

PEKANBARU, SINKAP.info – Ketua Komunitas Ojek Online (Basecamp Delima Squad) mendatangi Kantor Law Firm YK & Partner Untuk menjemput Dr. Yudi Krismen, SH,. MH menjadi Pembina di Basecamp Delima Squad.

Dr. Yudi Krismen. SH. MH dijemput langsung Oleh Ketua Komunitas Ojek Online Ardianto Aritonang, Sekretaris Gizan sepka, Bendahara Dodo Piliang dan Suhermanto sebagai Satgas Basecamp Delima Squard.

“Alhamdulillah Kedatangan Kami langsung disambut baik oleh bapak Dr. Yudi Krismen. SH. MH. Kehadiran kami juga meminta kepada beliau untuk Pendampingan Hukum, dan Respon Beliau sangat Baik.” kata Ketua Komunitas Oje Online, Selasa (31/09) bertempat di Kantor YK & Partner Jl. Kartama Pekanbaru.

Dirinya berharap semoga dengan Bimbingan dari Dr. Yudi Krismen dirinya bersama Komunitas yang dipimpin dapat ilmu tentang Hukum.

“Harapan kita dengan menjemput beliau, kita yang selama ini buta hukum jadi tau hukum. libatkan dalam kegiatan sosial.” tambahnya.

Kehadiran Pengurua Inti Komunitas Ojek Online (Basecamp Delima Squard ) ini disambut langsung Oleh Dr. Yudi Krismen.

“Kedatangan GO-JEK dikantor law firm YK & Partner kita sambut dengan baik, karena kedatangan nya juga meminta law firm YK untuk menjadi Pembina GO-JEK yang bermarkas di jalan delima Panam ini. Sebagai pembina Dr. YK nantinya akan membantu anggota GO-JEK dalam berbagai permasalahan hukum, yang dihadapi oleh anggota GO-JEK.” kata Dr. Yudi Krismen. SH. MH.

Terakhir Advokat Provinsi Riau ini siap menjadi Pembina Komunitas Gojek Online (Bascamp Delima Squard) dan siap memberi bimbingan Mengenai Hukum kedepannya.

“Paling tidak sebagai pembina Dr.YK dapat memberikan masukan dan saran terbaik bagi setiap anggota GO-JEK yang berhadapan dengan hukum, khususnya kecelakaan lalu lintas, dan kehilangan sepeda motor yang dialami oleh anggota GO-JEK. Supaya tidak berlarut larut dalam penyelesaian nya di pihak kepolisian.” tutup Penulis Buku Delik Pers 2021 ini.

SINKAP.info | Laporan: Sar
Facebook Comments