INHIL, Sinkap.infoTak seperti anak-anak biasa yang menjalani masa tumbuh kembangnya dengan bermain, belajar, menonton dan bermain gadget. Kebutuhan dan keinginan yang bisa dipenuhi oleh keluarga. Pemandangan ditengah malam di Ibu kota Tembilahan, Rabu (22/1) sekira pukul 23.00 Wib sekelompok anak kecil memegang ukulele mengiringi nyanyian mereka.

Saat diitemui disalah satu warkop jalan Soebrantas, Abi, Dimas, dan Rama satu dari kelompok kecil pengamen cilik yang meramaikan malam-malam ditiap rumah makan dan warkop di ibu kota kabupaten Indragiri Hilir.

“Saya masih sekolah dan duduk di kelas 5 sekolah dasar, kami mengamen seusai pulang dari sekolah hingga hampir tengah malam begini. Biasa dapat 50 ribu sampai 60 ribu setiap malamnya,” terang Dimas saat dihampiri media ini.

MENARIK DIBACA:  Warga Temukan Korban Tewas Tergantung di Jembatan Kotabaru Sungai Gergaji

Mereka mengaku bekerja sebagai mengamen hingga larut malam untuk membantu orang tua, memenuhi kebutuhan biaya sekolah dan uang saku mereka sendiri.(*)

Penulis: M Reki | Editor: Makholis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here